Palestina Desak Gencatan Senjata Total, Minta Perang di Gaza dan Tepi Barat Dihentikan

Writer: - Kamis, 9 April 2026
Warga Palestina berjalan di antara puing-puing di tengah badai debu yang melanda Gaza City selatan pada 14 Februari 2026. (Xinhua/Rizek Abdeljawad)

Ramallah, Sumselupdate.com – Kementerian Luar Negeri Palestina menyerukan agar gencatan senjata di kawasan Timur Tengah mencakup seluruh wilayah Palestina, termasuk penghentian perang di Jalur Gaza serta berakhirnya agresi Israel dan kekerasan pemukim di Tepi Barat.

Dalam pernyataan pers yang disampaikan Rabu (8/4/2026), kementerian tersebut menegaskan pentingnya peningkatan upaya internasional untuk mengakhiri pendudukan Israel yang telah berlangsung lama.

Read More

Menurut mereka, pendudukan tersebut menjadi akar utama ketidakstabilan kawasan serta menyebabkan hilangnya hak-hak, keamanan, dan perdamaian bagi rakyat Palestina.

Pernyataan itu juga mengapresiasi berbagai inisiatif internasional yang mendorong tercapainya gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran. Palestina menilai diplomasi dan dialog harus menjadi dasar utama dalam menyelesaikan konflik.

Selain itu, Kemenlu Palestina menekankan pentingnya menjaga keamanan, kedaulatan, serta integritas wilayah negara-negara di kawasan Timur Tengah.

Sebelumnya, Amerika Serikat dan Iran telah menyepakati gencatan senjata selama dua pekan pada Selasa (7/4/2026). Kedua negara dijadwalkan memulai negosiasi di Islamabad, Pakistan, pada Jumat (10/4/2026).

Sementara itu, kantor Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menyatakan bahwa Israel akan mematuhi kesepakatan gencatan senjata tersebut, namun tetap melanjutkan operasi militer di Lebanon.

(**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts