Sekayu, Sumselupdate.com – Kebijakan strategis Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin dalam mengimplementasikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) terbukti mampu membuka lapangan kerja baru dan menekan angka pengangguran di daerah.
Hingga April 2026, tercatat sebanyak 1.407 tenaga kerja lokal telah diberdayakan untuk mengisi berbagai posisi operasional pada puluhan titik layanan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah Musi Banyuasin.
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Muba, Herryandi Sinulingga, mengatakan bahwa program ini menjadi bukti nyata sinergi antara kebijakan nasional dan kebutuhan daerah.
“Kami melihat antusiasme yang luar biasa. Sebanyak 1.407 putra-putri daerah kini memiliki penghasilan tetap sekaligus berperan dalam menyukseskan program pemenuhan gizi masyarakat,” ujarnya, Kamis (9/4/2026).
Menurutnya, kehadiran SPPG yang telah beroperasi di 31 titik menjadi motor penggerak terciptanya lapangan kerja baru sekaligus berkontribusi terhadap penurunan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Musi Banyuasin.
Selain membuka peluang kerja, Disnakertrans Muba juga memastikan seluruh tenaga kerja mendapatkan perlindungan jaminan sosial melalui BPJS Ketenagakerjaan.
Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Muba, Ahmad Nizam Farabi, mengapresiasi langkah cepat Pemkab Muba dalam menjamin perlindungan pekerja, termasuk percepatan administrasi kepesertaan.
“Perlindungan ini merupakan hak setiap pekerja sesuai amanat Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2011 dan Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2021. Dengan jaminan ini, pekerja dapat lebih fokus dalam menjalankan tugasnya,” jelasnya.
Saat ini, sebanyak 28 unit SPPG telah terdaftar aktif sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. Sementara tiga unit lainnya, yakni SPPG Sanga Desa Penggage, SPPG Babat Toman Mangun Jaya, dan SPPG Jirak Jaya Jirak, masih dalam tahap finalisasi administrasi pembayaran iuran.
Secara keseluruhan, 31 unit SPPG telah beroperasi penuh melayani masyarakat di berbagai kecamatan di Musi Banyuasin.
Program MBG ini juga mendapat dukungan penuh dari Bupati Musi Banyuasin HM Toha Tohet dan Wakil Bupati Kiai Abdur Rohman Husen. Pemerintah daerah berharap program ini terus menjadi katalisator pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
(**)











