Penangkapan Begal Bermobil di Palembang, Ternyata Menewaskan Satu Pelaku dan Satu Kritis

Writer: - Selasa, 4 Maret 2025
Petugas kepolisian saat mengevakuasi tubuh para pelalku begal yang dilumpuhkan dengan timah panas, Senin (3/3/2025) malam. Foto; Sumselupdate.com/Diaz Erlangga.

Palembang, Sumselupdate.com – Penangkapan komplotan begal bermobil yang akhir-akhir ini menghantui pengendara sepeda motor di Palembang, ternyata menewaskan satu pelaku dan satu pelaku lainnya kritis.

Tewasnya satu dari empat pelaku lantaran mencoba kabur dan menabrakkan mobilnya saat dikepung aparat kepolisian berpakaian preman.

Read More

Pastinya, digulungnya komplotan begal bermobil ini membuktikan ultimatum Kapolrestabes Palembang yang menyatakan telah mengidentifikasi komplotan begal bermobil di Palembang, terbukti.

Untuk menangkap komplotan begal itu tim gabungan Unit Pidum Tekab Polrestabes Palembang serta Unit 2 Jatanras Polda Sumsel diterjunkan.

Benar saja kurang dari 1 kali 24 jam ultimatum Kapolrestabes Palembang, komplotan begal bermobil yang tercatat sudah empat kali beraksi di wilayah hukum Palembang, berhasil diungkap kepolisian.

D imana satu pelaku diketahui bernama Edwin, warga Pemulutan Kabupaten Ogan Ilir menemui ajalnya usai tubuhnya ditembus timah panas aparat, usai komplotannya yang mengendarai mobil Daihatsu Sigra BG 1271 AAB, tak mengindahkan seruan polisi untuk menyerah saat terkepung.

Petugas kepolisian saat mengevakuasi tubuh para pelalku begal yang dilumpuhkan dengan timah panas, Senin (3/3/2025) malam. Foto; Sumselupdate.com/Diaz Erlangga.

“Yang jelas satu meninggal dunia, satu di RS Bhayangkara,” ucap sumber terpercaya Sumselupdate.com, Selasa (4/3/2025).

Sebelumnya, penangkapan komplotan begal yang dalam aksinya mengendarai mobil jenis LCGC dengan merek Daihatsu Sigra itu terekam dari salah satu CCTV rumah warga.

Menurut informasi yang didapat, proses penangkapan yang terbilang mencekam itu berlangsung di Jalan Aiptu A Wahab, Kelurahan 15 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu Palembang, pada Senin (3/3/2025) malam sekitar pukul 22.00 WIB.

Dari data yang diterima, mobil komplotan pelaku Daihatsu Sigra itu dengan nomor polisi BGBG 1271 AAB.

Kamera CCTV yang merekam mobil komplotan pelake begal itu terlihat sudah terkepung oleh petugas dari dua arah.

Mobil itu terlihat melaju mundur dari arah kanan dan membanting stir ke arah hendak putar balik, namun terlihat dari arah sebelah kiri petugas polisi berpakaian preman sudah mengepung mobil tersebut.

Dengan jelas teriakan petugas polisi mendesak pelaku untuk menghentikan kendaraan komplotan pelaku.

Seolah tak gentar dari bentakan petugas, dalam rekaman CCTV, mobil warna putih itu tak mengindahkan perintah polisi dan masih berupaya melarikan diri, membuat petugas melepaskan beberapa kali tembakan yang terdengar jelas dari rekaman.

Warga disekitar TKP penangkapan itupun terlihat mendekati jalan usai mendengar letusan tembakan yang dilepaskan petugas.

“Jangan marak (mendekat –red) jauh-jauh,” teriak petugas polisi meminta warga untuk tidak mendekat saat melakukan penangkapan terhadap pelaku begal tersebut.

Dari sumber terpercaya menyebut, dari penangkapan komplotan begal bermobil itu dua pelaku disebut berhasil dilumpuhkan, dan dua lagi berhasil diamankan.

“Benar satu pelaku meninggal dunia di tempat, satu lagi kritis dan dibawa ke rumah sakit, sedangkan dua lainnya sudah dibawa ke Polrestabes Palembang,” ujar sumber yang tidak ingin disebutkan namanya.

Namun, hingga berita ini diturunkan belum ada pernyataan resmi dari pejabat kepolisian baik dari Polrestabes Palembang maupun Polda Sumsel.

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts