Ki Marogan dan Cerita Ikan Seluang yang Hidup di Sungai Musi Dalam Buah Kelapa

Writer: - Senin, 26 Agustus 2024
Foto : Tangkapan layar budaya Indonesia org

Palembang, sumselupdate.com – Masagus H Abdul Hamid bin Masagus H Mahmud atau yang dikenal warga Palembang dengan nama kiai Marogan, yang sangat terkenal adalah tentang ikan seluang (ikan kecil yang hidup di sungai Musi) yang ada di dalam buah kelapa.

Dilansir dari berbagai sumber, pada tahun 1911 pada saat itu, Ki Marogan sedang berceramah di Mesjid Ki Muara Ogan Kertapati. Suara beliau terdengar dengan sangat lantang, ”Bumi berserta isinya adalah milik Allah,”. Semua jamaah mendengarkan dengan khusyuk, termasuk prajurit Belanda yang mengawasi kegiatan Ki Marogan.

Read More

Kembali terdengar apa yang disampaikan Ki Marogan pada jamaah, ”Kekuasaan Allah itu adalah maha besar, jika ia berkata jadi maka jadilah ia,”. Penuh perhatian sekali jamaah menyimaknya, sehingga kembali terdengar seruannya, ”Allah mengetahui apa-apa yang tidak di ketahui oleh manusia,”

Seorang hadirin bertanya,”Guru, apa misalnya kekuasaan Allah yang tidak mungkin di ketahui oleh manusia itu ?

“Begini,” kata Ki Marogan sambil ia berdiri dihadapan para jamaahnya. ”Misalnya tiap-tiap ada air didalamnya selalu akan ada ikannya,”. Mendengar itu, spontan seorang prajurit Belanda yang tengah mengawasi Ki Marogan tiba-tiba berkata,”Bagaimana dengan air kelapa, apakah ada juga ikannya?,”

“Insya Allah jika Allah menghendaki maka ikan itu akan ada,” tegas Ki Marogan sembari mulut tetap berkomat- kamit menyebut nama Allah.

Serta-merta prajurit Belanda itu pandangannya mengarah keluar mesjid, ”Apakah kelapa itu juga ada ikanya?,” kembali prajutit itu menunjukan pada sebuah pohon kelapa yang ada di luar.

Ki Marogan berserta dengan para jamaahnya menuju keluar, untuk membuktikan kekuasaan Allah tersebut.

Maka, diperintahkanlah seorang murid Ki Marogan memanjat pohon kelapa. Buah kelapa diletakkan di hadapan Ki Marogan, disaksikan oleh para jamaah lainya yang hadir pada saat itu.

Sehingga pada waktu itu, dipersilahkan oleh Ki Marogan pada prajurit Belanda sendiri untuk membuktikan kebesaran Allah pada penciptanya.

Prajurit Belanda itu segera memotong kelapa yang ada di hadapannya. Setelah buah kelapa dibelah, muncullah seekor ikan seluang. Prajurit Belanda tersebut terdiam, mulutnya menganga tak bisa bicara. Sejak saat itu, sekitar masjid Ki Marogan banyak terdapat ikan seluang. (**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts