Terungkap, ini Alasan Terduga Pelaku Pembunuhan Pria di Tanjung Lago Banyuasin Menyerahkan Diri

Writer: - Jumat, 3 Mei 2024
Pelaku Rian saat dijemput oleh Subdit 2 Jatanras Polda Sumsel
Pelaku Rian saat dijemput oleh Subdit 2 Jatanras Polda Sumsel

Palembang, Sumselupdate.com – Seorang pemuda berusia 21 tahun, Rian, yang menjadi terduga pelaku dalam kasus pembunuhan Suryadi (31) di Tanjung Lago, Banyuasin, akhirnya menyerahkan diri kepada kepolisian.

Rian menyerahkan diri didampingi penasihat hukumnya setelah keluarganya mengambil inisiatif untuk menyerahkannya ke Polisi, mengingat keadaan yang juga melibatkan dia sebagai korban dalam insiden tersebut.

Read More

Rian dijemput Tim Opsnal Unit 2 Subdit Jatanras Polda Sumsel yang dipimpin langsung oleh AKP Novel Siswandi di kediaman Iptu Yamin yang berada di Mata Merah Palembang, pada Jum’at (03/05/2024) sore.

Diketahui Rian datang ke rumah Iptu Yamin di Mata Merah, Palembang, untuk membuat laporan tentang pengeroyokan yang dialaminya, termasuk keterlibatan korban, Suryadi.

Baca Juga: Terduga Pelaku Pembunuhan Pria di Tanjung Lago Berhasil Diamankan Polisi, ini Tampangnya

Menurut keterangan Rian yang disampaikan kepada Iptu Yamin, dirinya justru menjadi korban pengeroyokan termasuk korban Suryadi juga terlibat.

“Awalnya datang ke rumah ini minta ditemani membuat laporan pengeroyokan. Namun setelah dihubungi pamannya yang di Tanjung Lago, ternyata salah satu yang mengeroyok ada yang tewas. Dengar ada kabar ini yang bersangkutan ini ketakutan,” jelas Iptu Yamin.

Akibat tewasnya Suryadi, Iptu Yamin berinisiatif mengumpulkan keluarga dari terduga pelaku Rian dan menyarankan untuk menyerahkan diri.

“Saya minta menyerahkan diri, ceritakan saja apa adanya agar cepat selesai,” ucap Iptu Yamin.

Jadi Korban Pengeroyokan

Menyambung itu, kuasa hukum terduga pelaku, Rigen Hasibuan SH menyampaikan jika kliennya Rian juga merupakan korban penganiayaan.

Dia menyebut, kliennya itu juga mendapati luka akibat pengeroyokan yang dialaminya tepat pada bagian di bawah telinga.

“Dari cerita klien kita, bahwa dia juga adalah korban. Ada juga bekas penganiayaan di bawah telinga sampai sekarang kita lihat bengkak memar biru,” ucap dia.

(**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts