Palembang, Sumselupdate.com – Sebagai salah satu tokoh masyarakat Kota Palembang, Kms HA Abdul Halim Ali ditiap memasuki malam 21 Ramadhan menggelar peringatan haul ibundanya almahumah Nyimas Hj Ningayah.
Dalam peringatan haul tahun ini, pebisnis asal Palembang ini mengundang Prof H Abdul Somad, LC, MA, PhD untuk menjadi iman shalat isya dan tarawih di kediamannya, Minggu (31/3/2024).
Prosesi peringatan haul dimulai dengan pembacaan surah yassin bersama dipimpin imam besar Masjid Agung SMB Jayo Wikramo, Prof Dr KH Sayid Aqil Al Munawar, MA.
Dilanjutkan dengan berbuka puasa bersama serta shalat isya dan tarawih berjamaah dengan imam Prof H Abdul Somad, LC, MA, PhD.
Setelahnya, acara yang paling dinantikan adalah mendengarkan tabligh akbar yang disampaikan dari kondang asal Pekan Baru yang akrab disapa UAS.
“Dari sekian banyak jadwal ceramah saya baik di Indonesia hingga Malaysia, hanya di sini saat haul ibunda Haji Halim yang terjadwal. Dan ini tahun keempat saya hadir di sini atas undangan ayahanda Kemas Haji Halim,” sebut UAS saat menyampaikan tausiyahnya di Graha Da’wah Al Halim Gedung Kanzul Munawir Binurisholawat tadi malam.
Dalam tausiyah itu, UAS mengaku sangat senang kala diundang H Halim, lantaran Kota Palembang di pandang sebagai tanahnya para habib keturunan zuriat Rasullulah SAW.
“Saya hormat dan salut dengan ayahanda Kemas Haji Halim karena beliau tidak bawa dirinya sendiri bahkan jabatan melainkan undangan haul ibunda tercinta,” sebutnya.
Apa yang dilakukan H Halim dianggap UAS merupakan hal yang baik dan mencontohkan bagaimana sang anak yang tetap memuliakan sang ibunda hingga peninggalannya yang sudah belasan tahun.
Di kesempatan itu hadir pula Penjabat (Pj) Gubernur Sumsel, Dr Drs H Agus Fatoni, MSi yang menyampaikan terima kasihnya kepada seluruh elemen masyarakat Sumsel, karena telah menjadikan provinsi Sumsel ini sebagai daerah zero conflict.
Kms HA Halim Ali yang didaulat menyampaikan sambutannya haul ibunda tercinta dia gelar setiap tahunnya.
Tak lain semata-mata mengenang dan mendoakan kedua orang tuanya. Juga sebagai ajang untuk ikut mendoakan keselamatan bangsa Indonesia khususnya Sumsel dan Kota Palembang
“Sejak dahulu Sumsel khususnya Kota Palembang ini dikenal dengan tingkat toleransinya yang sangat tinggi. Di sini, selain warga pribumi ada berbagai macam suku dan etnis seperti Tionghoa, Arab, India dan lainnya semuanya hidup damai dan berdampingan satu sama lain,” sebut H Halim.
Selain Pj Gubernur Sumsel, haul kali ini juga dihadiri oleh Pj Walikota Palembang, Drs H Ratu Dewa, MSi. Sebelumnya saat acara yasinan bersama juga hadir Pangdam II/Swj, Mayjend TNI Yanuar Adil dan Pj Bupati Muba, Drs H Apriyadi. (**)











