Baturaja, Sumselupdate.com – Wakil Bupati Ogan Komering Ulu (OKU), Marjito Bachri, menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten OKU dalam mendukung Program Nasional Pembangunan 3 Juta Rumah sebagai upaya mempercepat pengentasan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Komitmen tersebut disampaikan saat membuka kegiatan Koordinasi dan Monitoring Program Pengentasan Kemiskinan dan Pembangunan 3 Juta Rumah di Ruang Induk Rumah Dinas Bupati OKU, Kamis (6/8/2026).
Marjito mengatakan, penyediaan rumah layak huni bagi masyarakat berpenghasilan rendah menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah.
“Hampir setiap kabupaten di Sumatera Selatan mendapatkan sekitar 200 unit program rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH). Namun jumlah tersebut tentu masih belum mencukupi kebutuhan masyarakat. Karena itu, Pemkab OKU akan terus berupaya menghadirkan hunian yang layak bagi masyarakat Bumi Sebimbing Sekundang,” ujarnya.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten OKU, angka kemiskinan di daerah tersebut turun dari 10,68 persen pada 2024 menjadi 10,08 persen pada 2025 atau berkurang 0,6 persen.
Menurut Marjito, capaian tersebut menunjukkan program penanggulangan kemiskinan mulai memberikan hasil positif, meski seluruh perangkat daerah diminta tetap memperkuat kolaborasi.
“Upaya pengentasan kemiskinan tidak bisa dilakukan sendiri. Seluruh OPD harus bahu-membahu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Ia menegaskan, Program 3 Juta Rumah merupakan program strategis pemerintah untuk menyediakan hunian yang layak, aman, dan sehat, sekaligus menjadi fondasi bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Sebagai bentuk dukungan, Pemkab OKU terus melaksanakan program rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH) serta memberikan insentif berupa pembebasan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) dan retribusi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Provinsi Sumatera Selatan, Novian Aswardani, mengatakan kegiatan koordinasi tersebut merupakan tindak lanjut arahan Gubernur Sumsel untuk memastikan percepatan program pengentasan kemiskinan dan pembangunan rumah layak huni di seluruh kabupaten/kota berjalan optimal.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota menjadi kunci agar seluruh program dapat tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
(**)











