Laporan: Diaz Erlangga
Palembang, sumselupdate.com – Nasib nahas menimpa keluarga Solehun (48), usai berziarah ke makam keluarganya di Kota Kayuagung, Kabupaten OKI, rumahnya didapati telah dalam kondisi berantakan yang diduga akibat di bobol oleh pencuri, Minggu malam sekitar pukul 18:30 WIB (20/03/2022).
Solehun sekeluarga, warga Jalan Sukabangun II, lorong Kaur, RT 63 RW 09, Kelurahan Sukajaya, Kecamatan Sukarame Palembang. Terkejut bukan main saat melihat kondisi pintu belakang rumahnya sudah terbuka dengan kunci pintu yang rusak.
“Sepertinya dipaksa dengan alat seperti linggis atau palu,” ungkapnya.
Solehun menceritakan, dalam kasus pembobolan yang menimpa keluarganya, dimana saat memeriksa kondisi kediamannya tersebut, lemari pakaian sudah dalam kondisi terbuka. Pakaian berserakan di lantai.
“Hanya satu unit laptop seharga Rp6 juta yang di ambil, karena waktu mencurinya itu Magrib, mungkin mereka terburu dan hanya membawa kabur laptop saja,” ungkapnya.
Selain itu, Solehun mengaku rumahnya tidak dilengkapi CCTV, oleh sebab itu, aksi pembobolan rumah tersebut ia tidak bisa memastikan jumlah pelaku yang mencuri laptop miliknya.
Bahkan menurutnya kejadian pembobolan rumah di lingkungan RT tempatnya bukan kali pertama, setidaknya sudah tujuh kali di tahun 2022.
“Untuk rumah saya sendiri ini yang kedua kali, pertama saat saya tengah berangkat haji di tahun 2019, harapan kami polisi bisa bergerak cepat mengungkap kasus pembobolan yang terjadi di lingkungan kami,” ungkapnya.
Sementara itu, Yarkasi ketua RT 63 RW 09 membenarkan, kejadian yang menimpa warganya tersebut, bahkan ia menjelaskan setelah melihat ke TKP pintu belakang rumah Solehun sudah dirusak oleh pencuri.
“Kemarin sudah kami cek, memang ada pintu yang dirusak (dibobol-red), bahkan ada warga kami bahkan sudah yang ke empat kali rumahnya di bobol tapi dihitung dari yang tahun tahun lalu,” ungkapnya.
Ia juga membenarkan kejadian pembobolan rumah dilingkungannya sudah ke tujuh kali terjadi di awal tahun 2022.
“Cara cara bobolnya selalu mengincar rumah kosong, dimana pintu belakang atau jendela yang pencuri itu rusak,” ungkapnya. (**)











