Palembang, Sumselupdate.com – Guna menciptakan keamanan dan ketertiban, Rutan Kelas 1 Palembang diobok-obok tim gabungan, Jumat (13/8/2021), mulai pukul 19.20 WIB hingga pukul 20.50 WIB.
Sedikitnya sepuluh kamar yang dihuni warga binaan di blok 6C, 7C, 1B, 2B, 6B, 24D, 25D, 2E, 3E, dan 6E digeledah tim gabungan dari Rutan Kelas I Palembang bersama Polsek IB I, Koramil 418-02, dan BNNP Sumsel.
Razia dipimpin langsung oleh Kepala Rutan Kelas 1 Palembang Mardan, SH, MH dan Kepala Keamanan Rutan Yoshar Julizar, AMd, SH, MKom.
Dari penggeledahan tersebut, tim gabungan berhasil mengamankan 16 buah HP android, 5 buah HP senter, 13 buah charger HP, 10 buah headset, 5 buah kabel charger, 2 buah gunting kuku, 17 buah sendok stainles.
Kemudian, 17 buah korek api gas, 1 buah baterai HP, 3 buah rangkaian kabel, 1 buah speaker, 14 buah cukuran, 2 buah case HP, 8 buah paku, 2 buah ikat pinggang, 1 buah kipas angin rusak.
Kepala Rutan Kelas 1 Palembang Mardan, SH, MH mengatakan, sanksi administratif bagi warga binaan yang kedapatan menyimpan benda terlarang tersebut yakni masuk dalam register F.
Ini berarti tidak bisa mendapatkan hak cuti bersyarat dan pembebasan bersyarat.
Menurut Mardan, sebanyak 10 kamar digeledah karena dinilai berpontensi mengganggu keamanan, ketertiban, dan kerawanan serta menyimpan barang-barang yang dilarang untuk dimiliki dan disimpan di dalam rutan.
“Target razia ini guna meminimalisir benda atau barang yang dilarang untuk disimpan atau dimiliki oleh warga binaan di dalam rutan seperti handphone, narkoba, sajam ataupun benda-benda berbahaya lainnya yang dapat membahayakan petugas ataupun warga binaan itu sendiri,” jelasnya.
Menurutnya, razia dilakukan oleh seluruh pejabat struktural dan staf Rutan Kelas I Palembang serta bersinergi dengan aparat penegak hukum setempat yaitu Polsek IB I, Koramil 418-02, dan BNNP Sumsel.
Mardan mengatakan, razia ini bertujuan sebagai bentuk deteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban, namun terpenting dari itu dalam rangka menyambut Hari Kemerdekaan ke-76 Republik Indonesia.
Pastinya, tambah Mardan, razia ini merupakan bentuk sinergitas yang dibangun oleh Rutan Kelas I Palembang dengan instansi dan badan terkait.
“Harapannya kedepan bentuk kegiatan seperti ini akan semakin banyak bersinergi dengan pihak–pihak lainnya,” tuturnya. (rel)











