Anthon Sihombing: Kritik Politisi Kepada Presiden dan Menko Luhut Hanya Cari Panggung

Jumat, 6 Agustus 2021
Mantan anggota DPR RI Anton Sihombing.

Jakarta, Sumselupdate.com – Mantan anggota DPR Anton Sihombing mengatakan, kritik sejumlah politisi  kepada Presiden Jokowi dan  Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan, Menko Perindustrian Airlangga Hartarto dan beberapa  Menteri lain mengenai  penanganan Pandemi Copid 19, hanya mencari panggung atau momen untuk mencari simpati masyarakat terkait Pilpres tahun 2024.

Padahal masyarakat, terutama generasi muda sudah  semakin pintar, tidak gampang dibodohi, termasuk memilih calon pemimpin akan datang.

Read More

“Bagi saya, kritik mereka itu kurang beretika dan  kurang tepat,” kata anggota Dewan Pakar Partai Golkar tersebut di Jakarta, Jumat (6/8/2021).

Menurut Anton, Presiden Jokowi dan Menteri Kabinet Indonesia Maju sudah bekerja dan berupaya seoptimal mungkin  menangani Pandemi Covid-19.

Kalau masih banyak yang terpapar, Isoman bahkan  meninggal dunia karena Pandemi Copid 19   merupakan masalah besar  dan yang mengalami bukan hanya Indonesia tetapi  hampir seluruh dunia.

Lagi pula, kata Anton, masalah Pandemi Copid 19 sudah berlangsung 18 bulan. “Sangat disesalkan kok baru sekarang dikritik, kenapa tidak dari dulu.  Di samping itu, dalam kondisi sekarang,   politisi seharusnya  menciptakan iklim yang sejuk.     Kalau  mau mengkritik  boleh secara langsung, tidak perlu di ekspos ke publik.

Semua pihak, termasuk politisi  harus ikut berperan mengamankan apa pun kebijakan pemerintah  menangani virus Corona.  Perlu dibangun kebersamaan dan  sinergi, sehingga permasalahannya bisa cepat teratasi,”kata Ketua Bidang Politik Soksi itu.

Ketua Umum  IMO Watch ( Internasional  Maritime And Ocean Watch)  dan Ketua Umum Ikatan Nakhoda Niaga Ini menambahkan, tugas kita sekarang  mendukung kebijakan pemerintah, dan mematuhi PPKM  level 4.

Anton uga menyesalkan  kritik tersebut disampaikan kader partai pengusung Jokowi pada Pilpres tahun 2019.

“ Lho, dulu partai pengusung, kok sekarang  mengecam keras. Saya berharap  politisi itu jangan membabi buta,  tidak punya etika. Jangan dengan alasan alam negara demokrasi  sehingga bebas bicara apa saja, ” tegas Anton. (duk)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts