Laporan: Henny Primasari
Inderalaya, Sumselupdate.com – Silaturahmi AW Noviadi Mawardi atau Ovi dan H Ardani dengan masyarakat dianggap sebagai kampanye terselubung. Menyikapi hal itu, Ketua DPD Partai Berkarya Ogan Ilir H Iklim Cahya mengatakan jika pernyataan kampanye terselubung itu merupakan opini.
Hal ini kata Iklim Cahya, karena istilah tersebut tidak ada diatur dalam peraturan-perundangan, yang ada adalah masa kampanye yang akan dimulai 26 September hingga 5 Desember 2020 mendatang.
“Masa kampanye baru ada aturan yang mengikat para calon bupati dan cawabup. Kalau belum ada yang namanya cabup dan cawabup yang ditetapkan oleh KPU, jadi sifatnya masih peminat, kandidat atau bakal calon,” katanya.
Untuk itu, lanjutnya, siapapun yang berminat ingin menjadi calon bupati dan cawabup, tidak ada larangan untuk bersosialisasi atau bersilaturrahmi dengan masyarakat.
“Karena masyarakat juga ingin mengenal calonnya. Ibaratnya masyarakat tidak seperti beli kucing dalam karung,”ujarnya.
Sementara soal pengumpulan banyak orang, Iklim Cahya mengungkap jika panitia telah menerapkan aturan kesehatan sesuai protokol Covid-19.
“Terbukti panitia menyiapkan tempat untuk cuci tangan beberapa buah, kursi tempat duduk diatur berjarak, ada pembagian masker bagi yang blm pakai masker. Orang yang hadir juga terkendali, sesuai dengan kebijakan New Normal,” pungkasnya.
Terbukti panitia menyiapkan tempat untuk cuci tangan bbrp buah, kursi tempat duduk diatur berjarak, ada pembagian masker bagi yg blm pakai masker. Orang yg hadir juga terkendali, sesuai dgn kebijakan New Normal.(**)











