Muarabeliti, Sumselupdate.com – Sedikitnya 206 hektare sawah petani diwilayah Kabupaten Musi Rawas (Mura) terdampak banjir. Luas persawahan yang terdampak banjir berada di 7 kecamatan yakni Megang Sakti Ujung, Muara Lakitan, Muara Kelingi, BTS Ulu Cecar, Purwodadi, Sumber Harta dan STL Ulu Terawas.
“Benar, berdasarkan inventarisir Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Mura sekitar 206 hektare sawah terdampak banjir beberapa hari lalu,” kata Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Zuhry Syawal melalui Sekretaris Tohirin, Selasa (11/2/2020).
Dia menambahkan untuk sekarang banjir sudah mulai surut. Kendati sudah surut petugas masih melakukan inventarisir untuk mengetahui kondisi padi. Kalau pasca terendam daunnya masih muncul tidak apa-apa. Artinya padinya masih hidup dan akan berbuah. Sebaliknya, akan mati jika daunnya tidak muncul lagi.
“Untuk sekarang belum diketahui apakah padinya mati atau tidak masih diinventarisir,” ucapnya.
Perlu diketahui untuk tahun 2019 itu tidak ada yang namanya bencana banjir , meskipun kondisi cuaca sama musim penghujan.
Jadi tanaman padi tetap aman, akan tetapi di tahun 2020 ini ada pergeseran pada bercocok tanam .
Yang seharusnya bulan November sudah menanam, karena masih musim kemarau jadi tertunda hingga bulan Desember.
Jika bercocok tanam di Desember positif kondisi tanaman padi baru berumur satu bulan , apabila terkena bencana banjir. (ain)











