Hendak Selfie, Anak Kasat Reskrim Tewas Tertabrak Kereta Api

Minggu, 18 Agustus 2019
Ilustrasi

Solo, Sumselupdate.com – Petrik Finto A (14) tewas setelah tertabrak kereta api (KA) Gajayana 41c relasi Malang-Jakarta di Jembatan Griyan, Pajang, Laweyan, Solo, Jawa Tengah, Sabtu (17/8) sekitar pukul 19.45 WIB.

Remaja asal Parangjoro, Kecamatan Grogol, Sukoharjo, Jawa Tengah, itu tewas karena luka yang cukup parah.

Read More

Korban diketahui anak bungsu dari Kasat Reskrim Polres Pekalongan AKP Supardi, yang sebelumnya pernah menjabat Kanit Reskrim Polsek Banjarsari, Solo.

Berdasarkan informasi diperoleh dari kepolisian, peristiwa itu terjadi pada Sabtu malam pukul 19.30 WIB, korban bersama tiga temannya duduk-duduk di rel sebelah utara.

Korban bersama temannya berjalan ke arah barat untuk melakukan foto selfie dan membuat video bersama di atas lintasan kereta api.

Tiba-tiba dari arah timur (Stasiun Solo Balapan) melintas KA Gajayana. Ketiga temannya berhasil menyelamatkan diri.

Korban tidak dapat menyelamatkan diri sehingga terserempet dan terpental sekitar 50 meter jatuh di jembatan perlintasan KA Griyan.

“Korban meninggal di lokasi dan dibawa ke RSUD Dr Moewardi bersama perwakilan keluarga korban,” kata Kanit Reskrim Polsek Laweyan Iptu Salman Farizi, dikutip dari laman kompas.com, Minggu (18/8/2019).

Polisi dibantu SAR dari UNS Solo untuk mengevakuasi korban dari jembatan. Sementara sepeda motor korban Kawasaki Ninja warna hijau AD 3333 XT masih diamankan di Polresta Surakarta. (pto)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts