Palembang, Sumselupdate.com – Berdalih karena upah yang diterima tiap bulan kecil, Narawi (47) warga Mariana, Kabupaten Banyuasin dengan santai memotongi plat besi milik Pertamina, Senin (21/1). Akibat ulahnya, pelaku terpaksa berurusan dengan aparat Polsek Seberang Ulu II Palembang setelah tertangkap tanggan petugas patroli.
“Tersangka tertangkap tangan anggota kita sedang patroli di Stadion Patrajaya Plaju. Saat tengah sibuk memotong plat besi, menggunakan mesin pemotong bersama empat temannya. Kini tersangka masih kita periksa dan empat pelaku lainnya masih kami buru,” ujar Kapolsek SU II Palembang Kompol Yenny Diarty.
Lanjutnya, dari hasil pemeriksaan sementara pelaku hanya sekedar memotong dan menerima gaji dari Erwin (DPO) dimana dalam sehari tersangka ini dapat 1,5 ton.
“Untuk barang bukti yang diamankan saat kejadian, gas, pemotong plat besi, gergaji dan martil. Karena ini merupakan objek vital, alat penampung air, yang memang masih dalam perbaikan, namun masih dalam pengawasan pihak Pertamina,” terangnya.
Menurut Junior Official Security Benny menjelaskan saat itu pihaknya sedang melakukan patroli. “Karena ini merupakan aset negara dan tugas kami untuk mengawasinya. Kerugian Pertamina dalam kejadian ini sekitar Rp20 juta lebih,” ungkapnya.
Sedangkan Nawawi mengatakan, dirinya hanya mendapat upah Rp150 ribu perhari, peralatan gas, pemotong dan lainnya sudah dipersiapkan oleh Erwin.
“Saya hanya kerja dan digaji Rp150 ribu per hari dan uangnya habis untuk makan sehari-hari. Saya tidak tahu dimana besi-besi itu dijual, setidaknya sehari mendapat 10 keping plat besi atau beratnya sekitar 1,5 ton,” tukasnya. (tra)











