Muratara, Sumselupdate.com – Warga Desa Karang Anyar, Kecamatan Rupit, Kabupaten Muratara, digegerkan dengan penemuan mayat tanpa indentitas mengapung di Sungai Sungai Rawas, Selasa (18/12/2018) sekitar pukul 09.00.
Mayat Mr X yang berjenis kelamin laki-laki ditemukan dalam kondisi membekak dan membusuk.
Jasad Mr X ditemukan warga yang sedang mandi di sungai. Melihat ada mayat mengapung warga sontak menarik mayat memakai tali ke pinggir sungai supaya tidak hanyut.
Yusang (38), seorang saksi mata menuturkan ia bersama warga sedang mandi dan tercium bau bangkai.
Dengan rasa penasaran ia bersama warga lainnya mencari dan mendekatinya ternyata bangkai itu adalah mayat manusia.
Melihat jika benda asing itu mayat, dia memberitahukan kepada kades dan warga yang lain.
“Kami langsung memberitahukan kepada kades mengenai adanya penemuan mayat, supaya bisa memberitahukan berita itu kepada warga yang lain,” bebernya.
Kades Karang Anyar Amir membenarkan bahwa ada warganya menemukan mayat tanpa indentitas.
Mendapat informasi itu, pihaknya langsung memberitahukan pihak kepolisian, puskesmas, dan BPBD untuk mengevakuasi jasad tersebut.
“Bukan warga kami. Saya akan memberitahukan desa lain siapa tahu ada warganya yang hilang,” katanya
Terpisah, Kapolres Mura AKBP Suhendro, SiK melalui Kapolsek Rupit AKP Yulkifli didampingi Kanit Res Bripka Agus Priadi mengatakan, setelah mendapatkan informasi dari Kades Karang Anyar bahwa ada penemuan mayat, pihaknya langsung mendatang lokasi dan membawa mayat tersebut ke RSUD Rupit untuk diotopsi.
“Dari hasil otopsi tersebut korban yang tanpa identitas terdapat luka sayatan di leher, luka sayatan di bagian lengan tangan sebelah kanan dan di pergelangan tangan sebelah kanan,”ungkapnya.
Meski ditemukan banyak luka senjata tajam, dia mengaku, masih belum bisa menyimpulkan apakah korban pembunuhan atau meninggal karena apa.
Dia mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan keluarganya dapat melapor ke petugas terdekat.
Korban sendiri memiliki tinggi badan 175 sentimeter, postur badan gempal, rambut mohak, umur bekisar 30-40 tahun, menggunakan singlet warna putih, dan celana warna hitam serta menggunakan sepatu boad serta kaos kaki warna hitam. (ain)











