PT Waskita Pastikan Soal Box Culvert Rusak Sudah Diperbaiki

Senin, 19 November 2018
Kepala Proyek Utama LRT Palembang, Masudi Jauhari

Palembang, sumselupdate.com – PT Waskita memastikan beberapa box culvert yang rusak telah diperbaiki sesuai dengan komitmen yang telah disepakati. Bahkan PT Waskita mempertanyakan pernyataan dari Kepala Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Provinsi Sumatera Selatan, Dharma Budi, yang menyebutkan rusaknya box culvert (saluran air penghubung drainase-red) di sejumlah titik di Palembang diakibatkan oleh pembangunan LRT. Sehingga pada saat hujan terjadi banjir.

Kepala Proyek Utama LRT Palembang, Masudi Jauhari, senin (19/11/2018) mengungkapkan, dalam pembangunan LRT memang terdapat beberapa box culvert yang rusak namun semuanya telah diperbaiki sesuai dengan komitmen yang telah disepakati.

Read More

Lebih lanjut terkait sejumlah box culvert rusak yang disebutkan Dinas PSDA, Masudi mengatakan perlu dilakukan pemeriksaan kembali dilapangan untuk memastikan apakah kerusakan box culvert memang disebabkan oleh pembangunan pondasi LRT atau ada faktor lain.

“Silahkan dicek langsung, mari kita lihat sama-sama. Misalnya di Jl Kapten A Rivai, mungkin saja karena pemeliharaannya karena sebelumnya saat kami periksa salurannya tersumbat karena banyak kotoran dan bahkan ada puing-puing beton. Itu semua kami bantu bersihkan,” ujar Masudi di Palembang

Menurut Masudi, pihaknya sangat memahami pentingnya fungsi box culvert sehingga setiap box culvert yang rusak akibat terkena pembangunan LRT segera diperbaiki. Bahkan, untuk titik di depan Punti Kayu PT Waskita juga membuat man hole (lubang resapan-red) agar dapat menyerap genangan air.

“Di sepanjang trase LRT kami telah membuat 35 box culvert yang fungsinya mengalirkan air dari jalur LRT ke saluran air. Artinya untuk urusan pembuangan air sudah kami pikirkan,” jelas Masudi.

Terkait banjir Palembang, Masudi meminta semua pihak melihat permasalahan secara komprehensif. Dirinya menilai genangan air yang terjadi saat hujan dengan intensitas tinggi disepanjang jalur LRT perlu dikaji dari berbagai sisi agar dapat menemukan solusi yang erbaik.

“Di titik-titik yang sering banjir itu memang sebelum ada LRT jadi langganan banjir. Mungkin perlu ada perencaan yang matang. Namun pada prinsipnya kami siap bersinergi dengan pemerintah daerah untuk masalah ini,” tutupnya. (adi)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts