Pelayanan Transportasi di JSC Belum Maksimal

Senin, 20 Agustus 2018
Miniatur Stadion JSC (Foto: Kompasiana)

Palembang, Sumselupdate.com – Memasuki hari kedua pelaksanaan Asian Games 2018 di Jakabaring Sport City (JSC), pengelolaan transportasi di dalam area komplek JSC masih belum becus dan belum maksimal.

Bahkan pelanggaran-pelanggaran oleh oknum armada transportasi masih terlihat, Senin (20/8/2018) di komplek JSC, tepatnya di Halte Venue Tenis, terlihat atlet dan orang-orang baju bebas yang memakai ID Card, rebutan naik golf car.

Read More

Padahal seharusnya atlet yang diutamakan menggunakan golf car, terlihat salah satu aparat kepolisian yang menjaga meminta sopir golf car mendahulukan atlet. Namun akhirnya atlet mengalah dan memilih jalan kaki meninggalkan golf car.  Lalu orang yang menggunakan golf car tersebut disoraki pengunjung.

Masalah lainnya, tak kurang delapan awak media terlantar menunggu di shuttle bus Venue Tenis selama satu jam, bus tak kunjung datang padahal janji pihak transportasi maksimal menunggu 30 menit.

“Bus media baru saja jalan 10 menit lalu, jadi bisa menunggu lagi sekitar 30 menit,” kata salah satu petugas Dinas Perhubungan Sumsel, di halte venue Tenis.

Bahkan ada beberapa awak media yang berjalan kaki dari venue Dayung ke MPC, yang jaraknya berkilo-kilometer. Karena lamanya menunggu bus yang tak kunjung tiba.

Verta, salah satu jurnalis media online nasional mengeluhkan soal bus yang dijanjikan akan datang maksimal 30 menit. Namun hingga satu jam belum tiba. Padahal pihak MPC menjanjikan,  menambah jumlah bus antar jemput jurnalis dari tiga armada menjadi 10 armada.

Ia berharap, pihak transportasi dan MPC maksimal memfasilitasi aktivitas jurnalis lokal, nasional dan internasional. Karena ini menyangkut nama negara. “Kami berharap masalah transportasi ini segera teratasi,” katanya.

Tak hanya itu, di dalam kawasan JSC juga masih terlihat motor dan mobil (yang tidak memakai stiker khusus) berlalu-lalang. Padahal, JSC sudah menerapkan konsep kawasan Go Green atau ramah lingkungan, selama Asian Games XVIII 2018 digelar.

Terlihat aparat keamanan seperti polisi, tentara dan juga Liaison Officer hingga hari ini masih bebas berkeliaran menggunakan motor di dalam JSC. “Khususnya untuk motor yang masih ada di komplek JSC, kalau memang tegas tidak boleh menggunakan motor, maka semua pihak harus ikut aturan,” jelas dia.

Sementara itu Media Committee OCA Ihsan Zuyadi, Member of Media Operations INASGOC mengaku, keluhan dari para jurnalis akan menjadi masukan bagi dirinya di bidang media, khususnya soal transportasi untuk ditindaklanjuti. (tra)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts