Palembang, Sumselupdate.com – Akun Instagram @cerita_rakyat_indonesia membocorkan surat pengunduran diri Rahmad Darmawan sebagai pelatih Sriwijaya FC. Di dalam isi surat tersebut terungkap alasan arsitek asal Metro Lampung itu hingga rela melepaskan tugasnya.
Isi surat yang ditujukkan terhadap Direktur PT Sriwijaya Optimis Mandiri itu menyebut, jika pelatih yang akrab disapa RD mengajukan surat pengunduran diri karena syarat yang ia tetapkan tidak dipenuhi pihak manajemen.
Di antaranya, soal penambahan pemain. Usai melepas delapan amunisi ke klub lain, RD meminta agar pihak manajemen mendatangkan dua pemain asing plus satu pemain lokal, serta mempertahankan semua skuad di luar pemain yang dilepas.
Kemudian, RD juga menginginkan agar tidak hanya dirinya saja yang dipertahankan, namun juga termasuk staff pelatih, seperti Rasiman (pelatih fisik), Kurnia Sandy (pelatih kiper) dan Amin (dokter tim).
Tak hanya itu, RD juga meminta agar permasalahan tunggakan gaji dan uang sewa mobil untuk segera diselesaikan sebelum kembali berlatih. Serta garansi untuk tetap melatih Sriwijaya FC hingga akhir musim kompetisi Liga 1 2018.
Setelah bertemu Direktur Utama PT Sriwijaya Optimis Mandiri, Muddai Madang, beberapa pekan lalu, permintaan RD yang disampaikan melalui pesan WhatsApp ini sepertinya akan dikabulkan. Dan sekali lagi RD diminta untuk bertahan.
Namun sayangnya, setelah RD membaca berita di salah satu media online, dia melihat nama Dokter Amin tidak dicantumkan sebagai official yang kembali bekerja untuk Sriwijaya FC.
Kemudian yang berkaitan dengan tunggakan dua bulan gaji pelatih dan pemain, juga belum diselesaikan. Termasuk tentang permintaan RD agar tetap mempertahankan skuad yang ada nyatanya juga tidak bisa dipenuhi.
Terkait hal itu, mantan arsitek Persija Jakarta itu merasa tidak nyaman dan menyatakan tidak dapat melanjutkan karirnya sebagai pelatih Laskar Wong Kito.
Meski surat ini terlihat valid, namun sayangnya tidak tercantum tanggal pengajuan surat serta tanpa dibubuhi tandatangan Rahmad Darmawan.
Bahkan, RD menampik jika surat itu merupakan yang dia ajukan. Walaupun RD tidak juga membantah jika ia telah mengajukan surat pengunduran diri. “Maaf, tidak benar. Yang betul surat yang saya bubuhi dengan tandatangan,” ujar RD, Jumat (27/7/2018). (tra)











