Palembang, Sumselupdate.com – Hasil apik dipersembahkan atlet disabilitas asal Sumsel saat memperkuat Merah Putih pada laga bergengsi tes event Asian Paragames di Jakarta akhir pekan lalu. Mereka berhasil mempersembahkan 13 emas untuk Indonesia.
Hasil ini menjadi langkah luar biasa lantaran menjadi semangat baru dalam menatap multi event Asian Paragames yang bakal digelar pada 6 Oktober mendatang.
Ke-13 emas tersebut dipersembahkan oleh para punggawa Sumsel yang saat ini menghuni Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) dalam mempersiapkan mult ievent bergengsi se-level Asian Games tersebut.
“Track record anak-anak sangat bagus. Mengalami kenaikan. Tes event ini tidak semua diikutkan. Hanya beberapa. Ada Jendy yang borong 4 emas, kemudian Agus Tibambela dan lainnya,” ujar Ketua Umum NPC Sumsel Ryan Yohwari, Senin (9/7/2018).
Lanjut pria yang juga juara dunia bukutangkis ini menambahkan bahwa di tes event ini memang tidak semua pelatnas diikutkan tapi peserta tetap level Asia seperti Asian Games. Ada Kazhakstan, Singapura, Australia, Malaysia, Thailand dan lainnya.
“Artinya, dengan beberapa saja kita sumbang 13 emas. Tapi kita tetap target awal bahwa di Asian Para Games menargetkan bisa menyumbang 4 emas untuk Indonesia,” harapnya.
Pasalnya, tes event memang tidak semua negara ikut. Ada juga yang sebagai event mengetahui kekuatan lawan dan lain sebagainya. Namun demikian, 12 atlet Sumsel yang bakal memperkuat Merah Putih di Asian Para Games ini bakal berjuang membidik target.
“Saat ini ada 12 yang sudah fiks, ada dua lagi yang capai limit tapi masih promosi. Tapi yang jelas 15 atlet kita bisa memberikan yang terbaik,”urainya.
Sementara itu dikatakan Agus Tinambela, salah satu sprinter asal Sumsel andalan Merah Putih yang bakal turun di Asian Para Games mengaku latihan dan tes event yang diikuti sangat membantu dalam membaca peta kekuatan lawan.
Kendati demikian, Agus mengaku disisa 4 bulan jelang pelaksanaan ini tegap menjaga performa latihan agar saat pelaksanaan tampil maksimal. “Yang jelas porsi latihan ditingkatkan. Karena ini bukan ASEAN Para Games tapi Asian Para Games lebih luas lagi karena level Asia,” pungkasnya. (sbw)











