Inderalya, Sumselupdate.com – Cagub Sumsel Aswari Rivai dan cawagub Sumsel Irwansyah Rebuin berkomitmen untuk melanjutkan program sekolah gratis yang sudah dicanangkan pemerintah provinsi sebelumnya. Pasangan calon ini juga memastikan pembangunan infrastruktur menjadi prioritasnya jika kelak diberi amanah memimpin Sumsel periode 2018-2023.
Hal tersebut ditegaskan keduanya saat melakukan kampanye dialogis dengan warga di Kecamatan Pemulutan Ilir dan Pemulutan Selatan, Kabupaten Ogan Ilir, Selasa (24/4/2018).
Diawali dengan pertanyaan salah satu warga soal isu yang beredar bahwa program sekolah gratis di Sumsel tidak akan dilanjutkan ke depan, Aswari mengaku memang pernah mendengar itu.
“Kami tegaskan, program sekolah gratis akan terus berlanjut jika kami diberi amanah. Bahkan akan semakin ditingkatkan kualitasnya. Salah satunya semua biaya sekolah gratis akan ditanggung semuanya oleh Pemprov, tidak dibebankan kepada pemerintah kabupaten/kota,” ujar Aswari di hadapan ratusan warga Pemulutan Ilir.
Menurutnya, selama ini setengah biaya pendidikan gratis sebagian dibebankan kepada APBD kabupaten atau kota di Sumatera Selatan. Untuk Kabupaten Lahat misalnya, dari 30 miliar biaya sekolah gratis, 15 miliar harus ditanggung oleh pemda Lahat.
Padahal, bagi Ketua DPD Gerindra Sumsel, sudah seharusnya seluruh biaya pendidikan sekolah gratis itu ditanggung sepenuhnya oleh APBD Provinsi.
Sementara itu Irwansyah menambahkan, sekolah itu penting untuk kebutuhan anak. Ia berharap melalui ilmu, anak dapat lebih bijak dalam menghadapi setiap masalah yang ditemui. Dia menegaskan jika terpilih memimpin Sumsel, akan melanjutkan program dari pemerintah sebelumnya yang baik untuk masyarakat. Ia juga ingin berbagai pelayanan masyarakat seperti pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan lainnya berjalan maksimal.
Selain itu, persoalan pembangunan infrastruktur yang selama ini menjadi keluhan warga Sumsel, termasuk oleh warga di Pemulutan Selatan juga ditanggapi serius paslon ini. Aswari dan Irwansyah kembali menegaskan kalau mereka akan menjadikan infrastruktur sebagai salah satu prioritas utama dalam membangun Sumatera Selatan ke depan.
“Kami sudah keliling Sumsel dan umumnya warga mengeluhkan persoalan infrastruktur. Ini dirasakan langsung oleh rakyat. Dengan bekal kepemimpinan yang cukup, kami akan selesaikan persoalan infrastruktur ini mengingat menyangkut hajat hidup orang banyak dan sangat berpengaruh bagi pergerakan ekonomi masyarakat,” ujarnya. (shn)











