Sekayu, Sumselupdate.com – Sejumlah anggota Koperasi Simpan Pinjam (KSP), Mandiri Sejahtera yang ada di bawah kendali Perusahaan BUMD PT Muba Link Group segera melakukan revitalisasi untuk mengembalikan dana simpanan anggotanya.
Hal tersebut dilakukan karena adanya desakan dari beberapa anggota koperasi yang menyatakan mundur dari keanggotaan dan meminta uang simpanan yang selama ini disetor melalui pemotongan gaji segera untuk dikembalikan.
“Secara prinsip, koperasi siap untuk mengeluarkan dana yang selama ini tersimpan oleh anggota yang meminta itu. Tetapi sekarang, kita perlu melakukan inventarisasi mengenai ada tidaknya hutang-piutang keanggotaan yang menyatakan ingin dikembalikan. Kita rinci saldo dan lainnya,’’ ungkap Rika Yulianti, Ketua Koperasi Mandiri Sejahtera, kepada Sumselupdate, Jumat (5/8).
Lebih lanjut Rika menjelaskan bahwa rata-rata karyawan Muba Link Group, 80% meminjam uang koperasi. Berdasarkan Rapat Anggota Tahunan (RAT) belum lama ini, tercatat sebanyak 153 karyawan yang tergabung dalam Koperasi Mandiri Sejahtera. Sementara itu, 53 orang anggota menyatakan mundur dari keanggotaan dan meminta untuk dikembalikan uang simpanan mereka selama ini.
“Uang koperasi tersebut untuk sementara dipinjam-pakai oleh Management Perusahaan, itupun dipakai untuk menutupi kekurangan bayar gaji, THR dan lainnya. Insya Allah dalam waktu dekat segera teratasi,’’ bebernya.
Sementara itu, di tempat terpisah salah satu anggota koperasi Mandiri Sejahtera sekaligus Karyawan PT Muba Link Group, yang namanya minta dirahasiakan, menyebutkan bahwa setiap bulan gaji mereka dipotong oleh perusahaan sebesar Rp. 50 ribu untuk simpanan koperasi tersebut. Namun karyawan merasa kesal karena tidak bisa memanfaatkan pinjaman kepada koperasi.
“Oleh sebab itu, kami mengundurkan diri dari keanggotaan, karena kami tidak percaya lagi,’’ ungkapnya. (est)











