Muarabeliti, Sumselupdate.com – Setelah sempat berupaya melarikan diri dan melawan petugas kepolisian, Sangkut (40), warga Jalan Simpang Singkut II, Kelurahan Bukit Tigo, Kecamatan Singkut, Kabupaten Sarolangun, Provinsi Jambi, akhirnya meregang nyawa setelah dilumpuhkan petugas dengan timah panas, Rabu (8/6) sekitar pukul 15.30.
Penangkapan tersangka yang berdasarkan laporan polisi no LP/B-26/III/2016/SS/Res Mura/Sek Rupit, tertanggal 14 Maret 2016 ini, berlangsung menegangkan.
Pasalnya, pelaku yang dikenakan pasal curas atau terlibat kasus 365 KUHP tersebut, sempat membuat petugas kerepotan, karena nyawa petugas turut terancam akibat lepasan tembakan dari senjata api rakitan (senpira) milik tersangka yang diarahkan kepada petugas saat akan mengamankannya.
“Kasus yang melibatkan tersangka ini terjadi pada Senin, 14 Maret 2016 lalu sekitar pukul 14.00 di Jalinsum Desa Karang Anyar, Kecamatan Rupit, Kabupaten Muratara. Sehingga membuat korbannya yakni Abi Lesmana kehilangan sepeda motor kesayangannya,” ungkap Kapolres Musirawas, AKBP Herwansyah Saidi melalui Kanit Pidum Polres Musirawas, Ipda Bertu Haridyka.
Dijelaskannya, saat kejadian pelaku beserta tiga orang rekannya, menggunakan dua unit sepeda motor, di mana dua orang pelaku lain menggunakan sepeda motor merek Yamaha V-Ixion berwarna merah tanpa plat nopol.
“Mereka langsung memepet sepeda motor korban yang dikendarai pelapor, lalu mencabut kunci motor kontak pelapor, sedangkan dua orang pelaku lainnya menggunakan sepeda motor merek Honda Revo Absolute Hitam, bertugas mengawasi kejahatan aksi tersebut dari kejauhan, kemudian pelaku membawa kabur sepeda motor korban ke arah Desa Remban,” jelasnya.
Diakuinya, pada saat dilakukan penangkapan, pelaku tak hanya berusaha kabur dengan cara melompat dari jendela rumah, namun juga menembak ke arah anggota dan langsung berlari ke arah hutan.
Petugas yang mengejar pun, sempat memberikan tembakan peringatan ke udara sebanyak dua kali, tetapi pelaku tetap saja berlari sambil menembak ke arah anggota.
Tak hanya itu, bahkan sempat terjadi adu fisik dengan anggota, karena tersangka juga berupaya merebut senjata petugas saat akan diamankan.
“Petugas kita akhirnya terpaksa menembak ke arah pelaku untuk dilumpuhkan dan akhirnya pelaku jatuh dan langsung diamankan. Pada saat pelaku di bawa ke rumah sakit, pelaku kehabisan darah dan meninggal saat di perjalanan. Dari tubuh pelaku tim Buser mengamankan satu pucuk senjata api rakitan laras pendek (kecepek). Selain itu, pelaku diketahui juga terlibat dalam berbagai kejahatan curas lain,” ungkapnya. (ain)











