Palembang, Sumselupdate.com – Direktur Lalulintas (Dirlantas) Polda Sumsel Kombes Pol Raden Slamet Santoso SIk melalui AKBP Donny Eka Syaputra, selaku Kasubdit Regident membenarkan bahwa stok blangko SIM di sebagian besar daerah di Sumsel saat ini mulai menipis. Bahkan kondisi ini juga terjadi di seluruh Indonesia.
“Kita stok memang tidak ada, sebab materialnya kosong. Di Korlantas Polri juga masih proses lelang untuk pengadaan blangko SIM,” jelasnya.
Donny juga tidak dapat memastikan kapan stok blangko SIM dapat terpenuhi dan bisa kembali normal. Sebab, informasinya saja proses lelang pengadaan blangko SIM baru akan dimulai Agustus nanti dan andaikan pemenangnya diumumkan September, maka stok blangko satu bulan ke depan belum dapat terpenuhi.
Namun, pihak Mabes Polri juga sudah mengirimkan telegram, jika saatnya blangko benar-benar kosong, bagi masyarakat yang mau membuat SIM akan diberikan dibuatkan kartu sementara. “Ini kita utamakan untuk yang perpanjangan. Nanti jika blangko sudah ada baru bisa diganti,” ucapnya.
Ditlantas Polda Sumsel sendiri, dikatakan Donny, belum melakukan pengecekan terkait jumlah pasti dari stok blangko tersisa yang ada di tiap-tiap Polres di Sumsel. Namun, ia memperkirakan rata-rata tersisa kurang dari 1000-an blangko lagi dan itupun diperkirakan pada awal bulan atau pertengahan bulan Agustus mungkin sebagian besar sudah habis.
“Di Polda juga tinggal 1.000 lagi dan itu juga dalam setengah bulan sudah habis,” jelasnya sembari menyebut Kota Palembang lah yang pembuatan SIM-nya paling terbanyak. (tra)











