Polisi Jemput Paksa, Tiga Tersangka Diksar Mapala UII

Senin, 22 Mei 2017
Salah seorang tersangka kasus Mapala UII yang dijemput polisi malam ini.

Karanganyar, Sumselupdate.com – Tiga tersangka kasus dugaan penganiayaan Diksar Mapala UNISI Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta dijemput paksa oleh aparat Polres Karanganyar. Mereka tiba di Mapolres Karanganyar, Minggu (21/5/2017) pukul 23.50 WIB.

Tiba di lokasi, ketiga tersangka langsung digelandang masuk menuju ruangan penyidik Satreskrim Polres Karanganyar. Mereka mengenakan penutup muka atau sebo.

Read More

Kapolres Karanganyar, AKBP Ade Safri Simanjuntak, mengatakan tim penyidik akan langsung melakukan pemeriksaan terhadap tiga tersangka tanpa menunggu tersangka lainnya. Tim penyidik juga telah menyediakan penasehat hukum bagi mereka apabila dibutuhkan.

“Kita sediakan penasehat hukum (PH). Sambil menunggu apakah tiga tersangka nanti mengajukan PH sendiri. Sampai sekarang tim penyidik belum menerima surat kuasa dari keenam tersangka,” ungkap Ade Safri, dikutip dari detikcom.

Ketiga tersangka ditangkap pada Minggu (21/5) di Kecamatan Ngaglik, Kabupaten Sleman. TA ditangkap di tepi jalan pada pukul 11.00 WIB. Selanjutnya, NA dan HS ditangkap di rumah teman HS pada pukul 15.00 WIB. Sedangkan tiga tersangka lainnya, DK, TN dan RF saat ini masih dalam pencarian.

“Kita masih menempatkan satu tim untuk mencari mereka. Kita harapkan mereka segera menyerahkan diri, agar proses penyidikan dapat berjalan efektif dan efisien,” ujarnya.

Adapun mengenai status para tersangka di kampus, polisi belum bisa memastikan apakah masih sebagai mahasiswa atau sudah drop out (DO).

“Besok pastikan status mereka, apakah sudah DO atau belum. Yang pasti dalam pelaksanaan TGC Diksar Mapala UII di Tawangmangu, mereka masih mahasiswa, senior mereka. Kapasitas para tersangka ialah sebagai staf ops yang melekat pada masing-masing regu,” pungkasnya. (adm3)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts