Palembang, Sumselupdate.com – Pihak kepolisian menghadapi kesulitan karena tidak menemukan saksi mata yang melihat langsung kejadian dalam pembantaian Tasir (65) dan empat anggota keluarganya. Namun, hal tersebut justru menjadi tantangan bagi kepolisian untuk mengusut pembantai keluarga Tasir.
“Tapi kendala itu menjadi tantangan penyidik dari Polda Sumsel dan Polres Banyuasin menyelidikinya,” ungkap Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol R Djarod Padakova, Kamis (19/5).
Selain tidak ada saksi mata yang melihat langsung kejadian tersebut, sambung Djarod, jarak antara penemuan mayat dan laporan kehilangan keluarganya juga cukup lama, yakni sekitar tiga hari.
“Mudah-mudahan dalam waktu secepatnya bisa terungkap,” harapnya. (Man)











