Palembang, Sumselupdate.com – Polda Sumsel akan menggelar razia selama 20 hari kedepan untuk mengantisipasi masuknya tahanan yang kabur dari Rumah Tahanan Kelas II B Sialang Bungkuk Pekanbaru, Riau.
“Razia ini akan dilakukan secara bertahap di perbatasan Sumsel dan juga Riau,” kata Kapolda Sumsel Irjen Agung Budi Maryoto dikutip dari metrotvnews.com, Minggu (7/5/2017).
Agung menyebut, instruksi ini sudah disampaikan pada jajaran Polres se-Sumsel. Nantinya, tiap Polres juga bakal melakukan razia untuk antisipasi.
Kapolresta Palembang Kombes Pol Wahyu Bintono Hari Bawono menyebut, saat ini razia sebagai upaya antisipasi masuknya tahanan dari Pekanbaru, Riau ke Palembang sudah dilakukan. Razia sejak Jumat (5/5) malam.
“Personel yang kami turunkan sebanyak 70 orang,” kata Wahyu usai rapat koordinasi di Polresta Palembang.
Wahyu membeberkan, personel yang bertugas bakal mengecek setiap kendaraan yang masuk ke Palembang di perbatasan, seperti KM 12 Kecamatan Alang-Alang Lebar Palembang.
Sistem pengecekan bersifat administrasi dengan mengecek tiap individu. Selain itu, Polresta Palembang juga berkoordinasi dengan sejumlah lapas dan rutan yang ada di Palembang. “Di Palembang itu ada tiga lapas yakni Rutan Pakjo, Lapas Mata Merah dan Lapas Wanita,” terangnya.
Diketahui, sekitar 422 tahanan di Rutan Klas II B Pekanbaru, Riau melarikan diri pada 5 Mei lalu. Sampai Sabtu, 6 Mei 2017 sudah 200 an napi yang tertangkap. (pto)











