Muarabeliti, Sumselupdate.com – Jasad Tohari (30), petani yang tinggal di Desa Trikarya Proyek Y, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Musi Rawas (Mura) berhasil ditemukan, Selasa (2/5/2017) sekitar pukul 16.00.
Salah satu korban perahu terbalik ini ditemukan dengan posisi tertelungkup dan tersangkut di empang penangkaran ikan milik warga yang berjarak sekitar 150 meter dari lokasi kejadian. Sementara satu korban lagi, yakni Dani (12) hingga sore tadi belum ditemukan.
“Masyarakat bersama dengan anggota Polsek dan Kodim yang menemukan,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mura, Faisol.
Setelah ditemukan, jenazah korban langsung dievakuasi dan dibawa ke Puskesmas terdekat untuk selanjutnya diserahkan ke pihak keluarga dan rencananya akan langsung dimakamkan.
Sementara itu, Kapolres Mura AKBP Hari Brata melalui Kapolsek Megang Sakti Iptu M Romi mengatakan proses pencarian terus dilakukan dengan dibantu warga. Penyisiran dilakukan di sepanjang sungai hingga 500 meter dari lokasi kejadian.
Selain dengan penyisiran, warga sekitar juga melakukan pencarian dengan memasang jaring di tengah aliran sungai. Bahkan dalam proses pencarian AKBP Hari Brata juga turun langsung melihat proses pencarian.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, pemilik perahu bernama Tohari, warga Desa Trikarya Proyek Y, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Mura dan Dani (11), siswa SD yang tinggal di Desa Wonosari, Kecamatan Megang Sakti, Senin (1/5/2017), sekitar pukul 07.00, hanyut di Sungai Megang, Desa Muara Megang, Kecamatan Megang Sakti.
Keduanya hanyut setelah perahu yang ditumpanginya terbalik saat menyeberang sungai. Sedangkan satu orang Novian Prasetyo (11), anak dari Tohari, selamat dalam kejadian tersebut.
Kapolres Mura, AKBP Hari Brata melalui Kapolsek Megang Sakti, Iptu Romli, kejadian berawal dari ketiganya berencana akan menemui kerabatnya di seberang Sungai Megang.
Ketiganya menyeberangi sungai tersebut dengan menaiki perahu yang diikat keseutas tali. Tak lama berselang, perahu tersebut terbalik diterjang arus dan ketiganya hanyut dibawa air deras.
“Satu selamat (Novian Prasetyo) karena dapat berenang dan berpegangan ke kayu di pinggir sungai,” jelasnya.
Sedangkan dua orang lainnya hanyut diseret arus. (ain)











