Palembang, Sumselupdate.com – Siapa yang mau mengalami kecelakaan? Tentu saja tidak. Inilah yang dialami Martin, salah satu siswa di SMP Negeri 22 Palembang yang mengalami kecelakaan menjelang pelaksanaan Ujian Nasional.
Namun, demi tetap ikut UN, ia pun rela dibopong masuk kelas dan kembali bersama teman-temannya untuk menjalani pembelajaran yang kali ini adalah momen penentuan kelulusan.
Benar saja, pada 20 April lalu, Martin mengalami kecelakaan saat hendak pulang ke rumah dari sekolah. Martin yang saat itu berboncengan dengan temannya bertabrakan dengan sebuah mobil yang membuat Martin mengalami patah kaki.
“Saya sampai masuk ke dalam kolong mobil dan patah kaki. Saya harus semangat, mudah-mudahan lulus,” tuturnya, Selasa (2/5/2017).
Saat hendak melaksanakan UNBK ini, ia tak bisa melaksanakan ujian tanpa dibantu beberapa panitia. Kaki Martinpun tak bisa ditekuk seperti siswa lainnya. Menggunakan tiga buah kursi dan dilapisi bantal.
Martin duduk menyampingi komputer dan berusaha menjawab soal-soal yang diujikan. “Masih agak sakit sih kalau duduk seperti ini,” keluhnya.
Meski demikian, secara keseluruhan Martin mengaku dalam kondisi baik untuk melaksanakan ujian. Meski dengan berbagai kendala Martinpun mengaku bersyukur bisa mengikuti ujian, pasalnya Martin mengku, jika ia menunda untuk mengikuti UNBK, otomatis ia bakal ketinggalan dengan teman-temannya yang lain.
“Saya berharap, meski patah kaki, saya tetap bisa mengisi soal dengan baik dan dapat lulus. Saya juga berterima kasih kepada sekolah yang telah membantu agar dapat melaksanakan ujian,” katanya. (sbw)











