Siswi Asal Tangerang Bukan Diculik Tapi Kabur Dari Rumah di 8 Ilir

Senin, 20 Maret 2017
Siti, ibunda marcel saat berbincang dengan Kanit PPA Polresta Palembang.

Palembang, Sumselupdate.com – Sempat mengaku dipaksa bekerja di salah satu tempat hiburan malam di kota Palembang dan berhasil melarikan diri. Ternyata Marsel bukanlah warga Tangerang melainkan kedua orang tuanya bermukim di kawasan 8 ilir Palembang dan mengetahui keberadaan anaknya lewat media elektronik dan cetak.

Bahkan ketika dipertemukan di ruang unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Palembang, Marsel menangis dan tak mau mendekati orang tuanya yakni Siti Nuryani (30) dan Herman (30), yang telah mencari selama selama empat hari tersebut.

Read More

“Saya tahu anak saya di media sosial dan lihat di televisi tadi pagi mbak. Langsung saya kesini,” kata Siti, Senin (20/3/2017).

Lanjutnya, anak pertamanya ini sudah empat hari tak pulang ke rumah terhitung sejak Jumat (18/3/2017) sekitar pukul 14.00 wib. Ketika itu, ibunya menyuruh membeli gula merah ke warung, namun saat ditunggu anaknya tak pulang-pulang.

“Anak saya ini sempat menghilang seperti ini dan ternyata saat dihubungi, dia ke tempat temannya dan besoknya pulang,” terangnya.

Memang kata Siti, dirinya dan sang suami sudah lama berpisah dan Marsel merupakan anak satu-satunya yang ia miliki dari suami pertamanya yakni Herman. Namun, sang anak orangnya pendiam serta tidak bicara dan tidak pernah dimarahinya.

“Kami sudah lama pisah, sejak Marsel kecil. Lalu saya menikah lagi dan punya dua anak. Marsel sering ikut saya dan kadang juga ikut bapaknya,” ungkapnya.

Selama Marsel pergi dari rumah, kedua adiknya sering menangis dan menanyakan keberadaan kakaknya. Karena yang masih balita sering diasuh Marsel. Marsel sendiri pun enggan berkomentar, dan dirinya hanya diam saja sambil menangis tak henti dengan rasa ketakutan.

Sementara itu, Kanit PPA Polresta Palembang, Ipda Heny Kristianingsih, SH, mengatakan pihaknya telah mengembalikan korban yang ditemukan di Polresta Palembang kepada kedua orang tuanya.

“Jadi, korban ini sudah kita kembalikan kepada orang tuanya dan memang benar korban ini sudah menghilang dari rumah sejak Jumat lalu,” terangnya.

Terlebih kata dia, ketika bertemu, korban sempat tak mau mendekat dan melihat sang ibu. Namun akhirnya setelah diserahkan, korban akhirnya mau diajak pulang. Bahkan, sebelumnya diketahui korban sudah beberapa kali menghilang dan sebelum ditemukan di Polresta Palembang pernah ditemukan di Polsek Sako.

“Jadi berdasarkan informasi korban ini sering menghilang dari rumah dan sempat kembali,” ungkap dia.

Lanjutnya, korban ini memang memiliki latar belakang dari keluarga broken home. Antara kedua orang tuanya pun sudah cerai sejak dirinya masih kecil.

“Kalau trauma kita belum dapat memastikan.Tapi kita lihat ini tak ada bahkan ganguan jiwa pun tidak. Sekarang korban dan keluarga telah berkumpul kembali dan kami juga meminta kepada pihak keluarga untuk dijaga dengan baik,” tutup dia. (tra)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts