Pagaralam, Sumselupdate.com – Isu dugaan penculikan anak yang sempat menghebohkan warga Kota Pagaralam akhirnya dipastikan tidak benar. Peristiwa tersebut merupakan kesalahpahaman yang telah diklarifikasi langsung oleh pihak keluarga di hadapan kepolisian.
Orang tua anak, Dedi Ariyanto, menyampaikan permintaan maaf secara terbuka atas informasi yang sempat viral dan menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
Dalam proses klarifikasi yang berlangsung di hadapan aparat kepolisian, Dedi mengakui bahwa dugaan penculikan tersebut muncul akibat kepanikan keluarga saat kejadian.
“Saya sebagai orang tua memohon maaf kepada masyarakat atas kesalahpahaman ini yang sempat membuat heboh. Ini murni kesalahpahaman,” ujarnya.
Ia menjelaskan, setelah dilakukan penelusuran dan klarifikasi, tidak ditemukan adanya unsur tindak pidana penculikan dalam peristiwa tersebut.
Perempuan yang sebelumnya sempat dituduh sebagai pelaku juga hadir dalam klarifikasi dan menegaskan bahwa dirinya tidak memiliki niat jahat.
“Saya tidak ada niat apa-apa, ini hanya kesalahpahaman,” ungkapnya.
Sementara itu, Kanit Pidum Polres Pagaralam, Ipda Dusman, memastikan bahwa kasus tersebut telah diselesaikan secara baik dan tidak berlanjut ke proses hukum.
“Kami sudah mendengarkan langsung keterangan dari kedua pihak. Ini adalah kesalahpahaman dan sudah diselesaikan secara kekeluargaan,” jelasnya.
Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi, terutama yang belum terverifikasi kebenarannya.
Peristiwa ini menjadi pelajaran penting agar masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh kabar yang berpotensi menimbulkan kepanikan dan keresahan publik.
(**)











