Palembang, Sumselupdate.com – Aksi pengusiran kembali dirasakan oleh awak media saat melakukan peliputan. Dugaan tindakan pengusiran tersebut, menimpa awak media yang tengah meliput di Mapolda Sumsel, Senin (20/3/2017) saat meliput Serah Terima Jabatan (Sertijab) pejabat utama Mapolda Sumsel di gedung Anton Sujarwo, Ruang Catur Cakti.
Saat berada di ruang Catur Cakti, dua wartawan media televisi nasional atas nama Daeng Firda dan Erda Suhaimi, keduanya diminta keluar oleh salah satu petugas Provos.
“Keluar – keluar, tunggu di luar saja, ini perintah Kapolda,” katanya menirukan omongan salah satu anggota Provos.
Lebih lanjut dikatakannya, sebelum Kapolda masuk ke ruang Catur Cakti tidak ada petugas yang menyuruh mereka keluar.
“Padahal kami sudah berada digaris pembatas saat di dalam ruang, tiba-tiba disuruh keluar,” bebernya.
Sementara itu, ditemui usai Sertijab Kapolda Sumsel Irjen Pol Agung Budi Maryoto mengatakan bukan dilarang untuk melakukan peliputan karena situasi tempat tidak memungkinkan dan ruangan penuh.
“Karena empat TR hari ini digabung jadi satu, jadi ruangan menjadi penuh, tidak ada yang melarang,” katanya. (tra)











