Tinggalkan Bom di Terminal Bus New York, Pria 39 Tahun Ditangkap

Jumat, 17 Maret 2017
Ilustrasi bom

New York, Sumselupdate.com – Otoritas Amerika Serikat (AS) menangkap seorang pria yang ketahuan meninggalkan bom di tengah keramaian terminal bus New York City. Untungnya, bom itu tidak meledak.

Seperti dilansir Reuters, Jumat (17/3/2017), Arsenio Mason (39) dituding meninggalkan sebuah koper berisi bom di terminal bus Port Authority of New York and New Jersey saat jam-jam sibuk, pada Rabu (15/3/2017) malam waktu setempat.

Read More

Koper berisi bom itu diletakkan begitu saja oleh Mason di salah satu kursi yang ada di sebuah restoran setempat.

Menurut Departemen Kepolisian Port Authority, koper itu berisi ‘granat kejut’ lalu sebuah pisau, tang logam dan obeng.

Kepolisian setempat menangkap Masson setelah dia kembali ke restoran itu untuk mengambil koper yang ditinggalkannya. Polisi menyebut, Mason juga kedapatan membawa narkoba jenis methamphetamine, sebuah obat stimulan yang ilegal, yang dimasukkan ke dalam sebuah pipa.

Mason yang berasal dari Jersey City ini, dijerat dakwaan kepemilikan senjata dan kepemilikan obat-obatan terlarang. Dia ditahan kepolisian New York dan akan kembali disidangkan pada 21 Maret mendatang.

Otoritas AS meningkatkan patroli di tempat-tempat umum, yang menjadi pusat keramaian dalam beberapa bulan terakhir menyusul maraknya serangan teror di kota-kota Eropa. Peningkatan patroli juga terlihat jelas di terminal bus Port Authority of New York and New Jersey yang menjadi salah satu pintu masuk ke kawasan Manhattan, New York. (adm3)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts