Palembang, Sumselupdate.com – Pasca Apel Kesiapan Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutlah) Provinsi Sumatera Selatan 2017 yang dilaksanakan beberapa waktu lalu yang melibatkan 1.350 aparat gabungan, diharapkan terus memaksimalkan tugas sesuai yang menjadi tanggungjawab masing-masing.
Gubernur Sumsel Alex Noerdin, Selasa (21/2/2017) mengatakan, semua pihak terlibat yang meliputi TNI, Polri, Kehutanan, Tagana, Manggala Agni, Pramuka, SAR, Perkebunan, Perusahaan Perkebunan, Perusahaan HTI, BPBD Kabupaten/Kota di Sumsel, serta stakeholder lainnya, harus bisa menjalankan tugas masing-masing sesuai tanggungjawab masing-masing.
Menurut Alex, Karhutlah tidak boleh terjadi dan harus dicegah sedini mungkin dengan mengajak semua pihak untuk bersinergi dan berkolaborasi dalam upaya mencegahan.
“Hingga Febuari 2017 ini sudah ada terpantau beberapa jumlah titik api, namun bisa dikendalikan,” ungkapnya.
Lebih lanjut Alex Noerdin menuturkan, penanggulangan Karhutlah di wilayah Sumatera Selatan pada 2017 merupakan babak baru yang harus dihadapi karena masa kemarau diperkirakan akan terjadi lebih ekstrem lagi, oleh karenanya kebakaran lahan itu harus dicegah karena Sumsel akan menjadi tuan rumah perhelatan akbar Asian Games 2018.
“Kita harus bekerja lebih ekstra lagi tahun ini mencegah Karhutlah. Kalau masih terjadi Karhutla, Asian Games tidak akan bisa berlangsung tentu hal ini bukan yang kita harapkan,” tegasnya. (adi)











