Komputer dan Server Masih Jadi Kendala Pelaksanaan UNBK di OKU

Jumat, 20 Januari 2017
Ilustrasi

Baturaja, Sumselupdate.com – Ujian Nasional Sekolah Mencegah Pertama (SMP) dan Madrasah Tsanawiyah (MTS) tahun ini akan dilaksanakan dengan sistem UN Berbasis Komputer (UNBK).

Tak terkecuali di Kabupaten OKU, tentunya UNBK ini disambut baik seluruh SMP/ MTs di OKU, karena ini merupakan tahun pertama bagi SMP/ MTs melaksanakan ujian secara online.

Read More

Meski demikian, peralatan dan perlengkapan server internet masih menjadi kendala utama bagi setiap sekolah untuk dapat melaksanakan UNBK, walaupun sudah ada solusi dengan melaksanakan di sekolah yang pernah melaksanakan UNBK. Namun tetap saja sekolah diwajibkan untuk mempunyai server sendiri.

“Kita bisa gabung dengan menginduk ke SMKN 1, tapi kita harus punya server sendiri dan harga satu server Rp15 juta,” kata salah seorang kepala sekolah saat pertemuan membahas pelaksanaan UNBK di SMK N 1 OKU, Jumat (20/1/2017).

Dikatakan para kepala sekolah, satu server dapat menampung 120 siswa dan jika satu sekolah memiliki 240 siswa, maka minimal menyiapkan dua server.

“Ini yang jadi kendala kita, satu server saja Rp15 juta, kalau dua jadi Rp30 juta, dari mana sekolah bisa menyediakan dana sebesar itu,” tuturnya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan OKU Dr Drs H Achmad Tarmizi SE MT MSi didampingi Kabid Pembinaan SMP Edi Thomas yang dibincangi di ruangan nya membenarkan jika tahun ini akan dilaksanakan UNBK bagi SMP/MTs.

“UNBK ini wajib dilaksanakan, sesuai dengan imbauan pemerintah pusat agar tiap kabupaten/kota untuk dapat melaksanakan UNBK” tandasnya. (wid)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts