6 Kali Disurati Masih Membangkang, Bupati Ogan Ilir Bakal Gandeng Kejari dan Polres Ambil Paksa Mobdin Toyota LC 

Laporan Henny Primasari

Inderalaya, Sumselupdate.com – Setidaknya sudah enam kali Pemkab Ogan Ilir (OI) mengirimkan surat kepada mantan Bupati Ogan Ilir H Ilyas Panji Alam agar segera mengembalikan aset daerah berupa satu unit mobil dinas (mobdin) Toyota LC Type 200 VC-R 4×4 A/T tahun rakitan 2017,diesel dengan Nopol BG 1255 TZ.

Namun jika tetap membangkang Bupati Ogan Ilir Panca Wijaya Akbar tak segan-segan menggandeng Kejari dan Polres untuk mengambil paksa.

“Kita sudah enam kali ya menyurati mantan Bupati Ogan Ilir H Ilyas Panji Alam, sampai saat ini sepertinya belum dikembalikan mobdinnya. Kita menurunkan tim untuk melakukan penertiban aset Pemkab Ogan Ilir,” kata Panca.

Jika tim yang diperintahkan sudah tidak sanggup lagi untuk menarik mobil dinas itu, Panca mengatakan,  pihaknya akan menggendeng unsur kepolisian dan Kejari Ogan Ilir.

“Lagi pula bukan cuma aset Pemkab Ogan Ilir yang berada di tangan mantan Bupati Ogan Ilir Ilyas Panji Alam yang kita tarik, semua aset Pemkab Ogan Ilir yang berada di tangan yang bukan haknya juga kita tarik, ya untuk menertibkan aset Pemkab Ogan Ilir,” jelas suami Mikhailia Tikha Alamsjah ini.

Saat ditanya terkait adanya rumor aset Pemkab Ogan Ilir mobdin Toyota LC Type 200 VC-R 4×4 A/T tahun rakitan 2017 jenis diesel dengan Nopol BG 1255 TZ yang diduga berada di Jakarta, Bupati Panca Wijaya Akbar mengaku, dirinya masih menunggu laporan keberadaan mobil tersebut dari Tim Penertiban Barang Milik Daerah (PBMD) Pemkab Ogan Ilir.

“Kita masih menunggu laporan dari tim PBMD Ogan Ilir yang melibatkan BPKAD, Pol PP, dan Bagian umum tentang keberadaan aset Pemkab Ogan Ilir mobil LC dan jika faktanya seperti itu, jadi kita tunggu dulu bagaimana fakta sebenarnya. Yang jelas selama ini kita sudah menggunakan langkah-langkah persuasif,” jelasnya

Disinggung soal statement mantan Bupati Ogan Ilir Ilyas Panji Alam yang mengatakan ingin membeli asset mobdin Toyota LC yang hingga saat ini belum dikembalikannya tersebut, menurutnya statament tersebut tidak bisa dipertanggung jawabkan.

“Statmen mantan Bupati Ilyas Panji Alam yang disampaikannya ingin membeli mobil tersebut untuk ditanyakan kembali karena tidak bisa dipertanggung jawabkan selagi belum ada bukti secara tertulis darinya. Saya di sini hanya menjalankan tugas menurunkan tim PBMD untuk menertibkan semua asset milik Pemkab Ogan Ilir dengan mengutus anggota SatPol PP, Bagian Umum, BPKAD OI, untuk statament mantan Bupati Ogan Ilir yang ingin membeli mobdin LC coba tanyakan kembali kepadanya (Ilyas –red) karena tidak bisa dipertanggung jawabkan selagi belum ada bukti tertulis darinya,” katanya.

Sementara itu Sekretaris Tim PBMD OI sekaligus Kabid Aset Daerah BPKAD OI Ariyadi mengatakan siap menjalankan perintah yang diberikan oleh atasan.

“Yang jelas kami sudah melakukan tugas untuk melakukan penarikan terhadap aset Pemkab OI dari tangan yang bukan haknya. Jika memang masih ‘membandel’ terpaksa langkah selanjutnya melibatkan pihak Kepolisian dan Kejari. Kami mendukung penuh langkah Pak Bupati Panca dan siap melaksanakannya,” katanya.

Terpisah, Kasat Pol PP Fauzi mengatakan, sebenarnya Jumat lalu melalui tim yang dibentuk akan kembali mengambil Mobdin Toyota LC yang masih berada di tangan mantan Bupati OI Ilyas Panji Alam.

“Ya karena kabarnya Pak Ilyas Jumt kemarin berada di Jakarta ada acara anaknya jadi batal mengambil mobdin Toyota LC. Mungkin dalam waktu dekat tim akan dilakukan kembali penarikan mobdin tersebut,” ujarnya. (**)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.