Ragam Foto Anak yang Sebaiknya Tak Diunggah ke Media Sosial

Sabtu, 5 Maret 2016
Bahaya Unggah Foto Anak di Media Sosial (Ilustrasi)

Jakarta, sumselupdate.com – Tentunya ada kebahagiaan tersendiri bagi para orang tua ketika bisa mengunggah dan membagikan foto lucu anak-anaknya, terutama yang masih bayi dan balita, ke media sosial (medsos). Tapi sadarkah Anda, ternyata hal ini bisa berdampak bahaya bagi anak, jika Anda tidak hati-hati dalam memposting foto anak.

Untuk menghindari kemungkinan bahaya tersebut, Anda hendaknya memahami batasan-batasan yang harus ditolerir oleh orang tua demi keamanan buah hati Anda. Seperti  dilansir cnnindonesia bekerjasama dengan yangcanggih.com, berikut ini adalah jenis foto anak yang tidak boleh diposting di media sosial :

1. Bersama anak orang lain

Ketika memotret momen-momen kebersamaan anak Anda dan teman-temannya, entah itu di sebuah acara pesta ulang tahun dan sejenisnya, jangan segera posting dan melakukan tag ke akun social media mereka. Pasalnya, tidak semua orang tua ingin foto anaknya terpublikasi begitu saja di social media. Jadi, sebaiknya Anda meminta izin kepada mereka sebelum memposting foto anaknya.

2. Seragam dan lokasi sekolah

Memotret aksi anak Anda dengan seragam sekolahnya kelak akan menjadi nostalgia yang indah. Tapi hal ini bisa jadi bencana jika Anda memposting foto tersebut di social media secara gamblang. Jika ingin memposting foto anak Anda dengan seragam sekolahnya, sebaiknya jangan menyebut lokasi sekolah dan detil lainnya. Harus diakui aksi penculikan anak di sekolah itu sangat jarang terjadi, tetapi bukan berarti tidak pernah ada.

3. Waktu bepergian

Jika ada rencana jalan-jalan dengan anak tersayang, sebaiknya jangan pernah menginformasikan hal ini secara detil, seperti lokasi dan waktu bepergian. Anda akan tidak akan pernah tahu jika sewaktu-waktu ‘teman’ Anda di social media merasakan anak Anda menjadi sasaran empuk penculikan.

4. Waktu mandi

Salah satu ‘atraksi’ yang lucu dari seorang bayi dan balita adalah ketika saat dimandikan. Sayangnya, predator atau pedofil di luar sana juga berpikiran yang sama. Jadi, jangan pernah memposting foto anak dalam kondisi semi telanjang atau telanjang karena akan membuatnya jadi target kejahatan predator selanjutnya.

5. Momen memalukan

Sekalipun masih polos akan dunia fana, anak Anda tetap butuh privasi. Jadi, jangan sesekali memposting foto-foto konyolnya karena dianggap akan menjadi sesuatu yang memalukan ketika dia besar nanti.

6. Perbuatan berbahaya

Sering kita lihat di timeline social media, beberapa orang tua dengan santainya memposting foto anak mereka yang menghisap rokok, mengendarai motor, hingga berada di posisi kemudi ketika mobil sedang berjalan. Jika Anda ingin mendapatkan hujatan, silahkan saja posting hal yang sama. (shn)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts