Muaraenim, Sumselupdate.com –Kian sulitnya ekonomi saat ini mengakibatkan banyak warga yang mengalami gangguan jiwa. Seperti yang dialami warga Kecamatan Tanjung Agung, Kabupaten Muaraenim.
Hasil reses pertama anggota DPRD Muaraenim ke daerah pemilihannya masing masing terungkap jika adaa 15 orang warga di Kecamatan Tanjung Agung dipasung keluarganya akibat mengalami gangguan jiwa.
Gangguan jiwa yang dialami masyarakat diduga terkait dengan kondisi kehidupan yang semakin sulit saat ini. Temuan itu diungkap anggota DPRD Muaraenim dari daerah pemilihan 5, H Saiful Iqbal Ashopa.
Saiful menyampaikan laporan hasil reses anggota dewan daerah pemilihan 5 pada rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD, Aries HB, SE, Jumat (4/3).
Rapat paripurna itu dihadiri Wakil Bupati Muaraenim, H Nurul Aman SH, para asisten, kepala dinas, kepala badan, kepala kantor dilingkungan Pemkab Muaraenim. Rapat itu dihadiri juga unsur Muspida Muaraenim.
Menurut Saiful, dari 15 orang yang mengalami sakit jiwa dan dipasung keluarganya itu, tiga orang di antaranya berhasil dibawa relawan ke puskesmas setempat untuk mendapatkan perawatan. Sedangkan sisanya sampai sekarang masih terpasung.
“Dengan kondisi yang demikian, maka butuh perhatian khusus dari eksekutif untuk menambah fasilitas dan Sumberdaya Manusia (SDM) di Puskesmas Tanjung Agung untuk menangani penyakit gangguan jiwa di masyarakat tersebut. Sehingga ke depan Kabupaten Muaraenim dapat menjadi kabupaten bebas pasung,” jelas Saiful dalam rapat paripurna itu.
Saiful juga mengatakan, untuk memberikan kenyamanan masyarakat perlu dilakukan penambahan sarana dan prasarana Puskesmas Tanjung Agung. Seperti ruang laboratorium, penambahan ruang inap, dan pembangunan sumur bor.
Dia juga mengusulkan agar diadakannya kendaraan mobil jenazah di Tanjung Agung yang saat ini sangat dibutuhkan masyarakat.
Saiful juga menjelaskan, bahwa dari hasil monitoring yang dilakukan terhadap sarana dan prasarana kesehatan yang ada di Kecamatan Lawang Kidul, jumlah penduduknya tidak sebanding dengan kapasitas pelayanan Puskesmas Lawang Kidul yang kurang memadai sehingga perlu dilakukan rehab total.(lip)











