Kini, Giliran ‘Pasword 2’ Buat Pengaduan Atas Kasus Gatot Brajamusti

Kuasa hukum korban Gatot, 'C' dan 'Pasword 2'.

Palembang, Sumselupdate.com – Kasus yang menimpa Gatot Brajamusti terus bergulir. Satu persatu, korban Gatot, diketahui terus bermunculan. Kali ini, seorang perempuan dengan nama yang disamarkan sebagai “Password 2” mengaku mulai berinteraksi dengan Gatot Brajamusti setelah ia menyaksikan penampilan tersangka kepemilikan narkoba jenis sabu itu bersama dengan vokalis Reza Artamevia pada 2008.

Seperti diberitakan, Password 2 melaporkan Gatot ke polisi dengan tuduhan pemerkosaan. Kepada kuasa hukumnya, Password 2 mengaku tak berdaya setelah dirinya dicekoki dengan asfat.

“Dia menonton launching album Reza dan Gatot di TVRI, kemudian ajakan Gatot di rumah Pondok Indah. Di situ terjadi pengenalan, pemaksaan asfat,” ujar kuasa hukum Password 2, Rhony Sapulette, seusai membuat laporan di Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Rabu (14/9/2016) sebagaimana dikutip dari laman Kompas.com.

Password 2, yang kini berusia 26 tahun, mengaku tak berdaya setelah mengonsumsi asfat atau yang belakangan diketahui sebagai narkoba jenis sabu.

“Usia 18 itu masih labil untuk lakukan tindakan dewasa. Dia tak berdaya, tak bisa lakukan hal keras karena sudah dicekoki asfat yang diketahui narkotika jenis sabu,” ungkap Rhony.

Menurut Rhony, kliennya mendapat ancaman dari istri Gatot, Dewi Aminah, dan Reza, yang selalu mengatakan bahwa bintang film Azrax itu memiliki kekuatan super.

“Ada (ancaman) pasti. ‘Jangan macam-macam sama Aa Gatot, nanti kamu bisa dihilangkan ke negeri jin, dan keluar dari sini bisa celaka.’ Itu peran Reza, dan memaksa untuk melakukan hubungan yang tak wajar, dan menghisap makanan jin itu,” ujar Rhony.

Di tengah ketidakberdayaannya, Password 2 juga diminta melakukan hubungan seks beramai-ramai atau hanya berjoget tanpa busana.

“Kadang mereka berjoget dalam keadaan tak berpakaian, kadang main kartu kalah diminta buka baju. Kalau yang kalah, dia yang melayani Aa Gatot,” ucap Rhony. (adm3)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.