Palembang, Sumselupdate.com – Dalam pengumuman 10 besar calon anggota komisioner KPU Sumsel periode 2018-2023, tak satu pun dari empat petahana komisioner KPU Sumsel yang menjabat saat inj lolos seleksi.
Keempat komisioner KPU Sumsel yang ikut seleksi yakni H Aspahani, SE, Ak, MM CA (Ketua), Alexander Abdullah, SH, MHum (Divisi Hukum), Komisioner KPU Provinsi Sumsel Divisi SDM dan Parmas A Naafi, SH, MKn, dan Divisi Teknis Penyelenggaraan Liza Lizuarni, SE, MSi.
Sedangkan satu lainnya, yakni komisioner KPU Sumsel Divisi Perencanaan dan Data Henny Susantih, SPd, MSi tidak ikut dalan proses seleksi.
“Kita sudah berusaha sebaik mungkin ingin kondisi KPU lebih baik lagi. Makanya keempat komisioner saat ini ikut seleksi. Kita ingin ada kesinambungan, terlepas tidak seluruhnya masuk,” kata Aspahani, Senin (27/8/2018).
Kesinambungan itu kata Aspahani penting karena volume kerja di KPU cukup berat. Apalagi Aspahani mengaku merasakan banyak tantangan selama menjalankan tugas sebagai Komisioner KPU Sumsel.
“Kita merasa bertanggungjawab untuk menciptakan kondisi lebih baik. Maka memutuskan ikut kembali seleksi,” kata Aspahani yang bakal mengakhiri masa jabatan pada 7 November nanti.
Menurutnya, karena ini proses timsel maka sedikit banyak apa yang terjadi tentu menjadikan KPU lebih baik.
“Seleksi yang kita ikuti bisa dilihat paling tidak dampak mempertimbangkan kompetensi tidak terlalu dipertimbangkan,” imbuhnya.
“Ada sudut pandang lain oleh timsel. Mudah-mudahan Sumsel akan lebih baik. Baik penyelenggara maupun masyarakat untuk mensukseskan Pemilu,” katanya melanjutkan.
Aspahani yang sebelumnya berprofesi sebagai dosen di Fakultas Ekonomi Unsri dan juga seorang akuntan ini mengaku belum terpikir akan melanjutkan kegiatan pasca-berakhir masa jabatan di KPU nanti.
“Saya belum terpikir ke mana. Selesaikan dulu tugas-tugas penetapan DPT pada 20-21 September. Kemudian masa kampanye pada 23 September,” tandasnya. (ery)











