Mengentaskan Kemiskinan, Mura Prioritaskan Pengembangan Pariwisata

Rabu, 20 Maret 2019
Sekretaris Dirjen Bina Banda, Kemendagri, Ir Zanaria, Msi

Muarabeliti, Sumselupdate.com – Guna mengentaskan kemiskinan yang masih tinggi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musirawas (Mura) diminta untuk mencari solusi mengentaskan kemiskinan tersebut.

Pemkab Mura sendiri memprioritaskan pengembangan sektor pariwisata 2020 mendatang, karena dinilai  sangat membantu menurunkan angka kemiskinan.

Read More

Apalagi sesuai edaran Kemendagri, setiap daerah mesti ada daerah wisata. Daerah wisata tersebut harus didukung fasilitas, akses jalan, keberadaan kuliner, air bersih serta transportasi. Dan yang paling utama itu keamanan, yang semuanya itu untuk mengakomodir berjalannya sektor pariwisata.

Sekretaris Dirjen Bina Banda, Kemendagri, Ir Zanaria, Msi, menjelaskan, dari hasil pemaparan rencana pembangunan masing-masing daerah tentunya mesti harus memiliki rencana fokus prioritas. Pemkab Mura sudah melakukannya.

Dikatakannya, berdasarkan pengamatan di lapangan, angka kemiskinan di Mura masih cukup tinggi walaupun sektor perkebunan dan karet masih lumayan.

Menurutnya, ke depan harus dicari solusinya untuk menurunkan angka kemiskinan. Dari rencananya mengarah kepada pengembangam sektor pariwisata.

Pengembangan itu sesuai dengan edaran Kemendagri, setiap daerah meti ada daerah wisata yang manan mesti didukung, fasilitas akses jalan, keberada kuliner, Air bersih, tranportasi dan paling utama itu keamanan.

“Hasil pengamatan kita. Di Mura ini masih tinggi angka kemiskinan walau sektor perkebunan sawit dan karet lumayan. Mesti mencarikan upaya menurunkanya. Dari rencana itu sepertinya mengarah bidan pengembangan pariwisata,” jelasnya, usai menghadiri Musrenbang tingkat Kabupaten Mura 2020, Selasa (19/3/2019).

Di tempat yang sama, Kaban Bappeda Mura, Ir H Nanti Kasih, menjelaskan bahwa dari sejumlah program pembangunan yang sudah digulirkan setiap tahunnya, persoalan pengetasan kemiskinan dan ketertinggalan tetap menjadi skala prioritas. Ke depan, sebagai fokus pengentasannya sendiri menitikberatkan sasaran utama pengembangan pariwisata.

“Tidak jauh berbeda dari tahun sebelumnya. Pembangunan di tahun 2020 mendatang fokus pengentasan kemiskinan. Strateginya, yakni pengembangan bidang pariwisata, salah satunya bagaimana mengelompokkan semua potensi-potensi wisata di masing-masing desa. Seperti potensi Wisata Terapung Danau Aur, objek wisata Danau Gegas atau bahkan potensi taman bunga,” terangnya.

Dilanjutkannya pengembangan pariwisata turut menjadi perhatian penting. Juga, didorongnya dukungan faktor terjaminnya tingkat keamanan.

“Pengembangan pariwisata mesti didukung kondisi keamanan kondusif. Artinya, dalam penerapan nantinya tidak juga dilupakan memajukan semua potensi wisata. Itu menginginkan pariwisata itu harus bisa membawa orang kota itu bisa masuk desa, namun masuknya untuk berwisata. Dan keamanan semuanya menjadi perhatian,” jelasnya.

Pariwisata katanya mampu mengintegrasikan sejumlah program lainnya seperti perbaikan infrastruktur akses jalan. Tempat wisata baik dan bagus harus didukung akses yang baik pula. (ain) 

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts