Palembang, Sumselupdate.com – Keberadaan rumah singgah bagi keluarga pasien RSMH Palembang yang menjalani rawat inap dirasa sangat dibutuhkan. Saat ini, Sumsel hanya memiliki satu rumah singgah yang berlokasi di eks Kantor Bawaslu Sumsel.
Anggota Komisi V DPRD Sumsel Mardiansyah menilai jumlah ini masih sangat minim. Oleh karena itu di 2018 mendatang pembangunan rumah singgah akan dianggarkan dalam APBD.
“Dianggarkan tahun 2018 mendatang, khusus untuk pendirian rumah singgah yang lokasinya kita minta berada di sekitar RSMH,” kata Mardiansyah, Selasa (11/4/2017).
Menurutnya, selain minim, rumah singgah yang dimiliki Sumsel masih belum tersosialisasi dengan baik, lantaran masih banyak masyarakat yang belum mengetahui keberadaan rumah singgah tersebut.
Padahal, banyak keluarga pasien, terutama yang datang dari luar Palembang sangat membutuhkan hal itu.
“Pelayanan RSMH itu kan antrean nya panjang, jadi bagi keluarga pasien dari luar daerah, terutama yang tidak mampu, tentu sangat membutuhkan keberadaan rumah singgah untuk istirahat,” ujarnya.
Sedangkan Kepala Dinas Kesehatan Sumsel Listy Nurainy mengatakan kalau Dinas Sosial bisa dipacu untuk membangun rumah singgah. Karena memang RSMH masih sering penuh.
“Tapi sekarang kan sudah ada sistem rute, mudah-mudahan dengan adanya RSUD nanti bisa mengurangi kepadatan pengunjung dan pengaturan sistem rujukan,” tuturnya. (ery)











