20 Remaja yang Terlibat Keributan dan Sweeping di Jembatan Musi IV Palembang Diciduk!

Jumat, 11 Februari 2022
Tiga dari 20 remaja yang meresahkan masyarakat lantaran terlibat aksi keributan di depan JM Plaju dan melakukan sweeping di atas jembatan Musi IV Palembang, diperiksa mendalam di Mapolda Sumsel, Jumat (11/2/2022).

Laporan: Diaz Erlangga

Palembang, Sumselupdate.com – Dua kelompok remaja yang meresahkan masyarakat lantaran terlibat aksi keributan di depan JM Plaju dan melakukan sweeping di atas jembatan Musi IV Palembang, berhasil diringkus opsnal unit 1 Subdit III Jatanras Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan (Sumsel).

Read More

Penegakan hukum terhadap sedikitnya 20 remaja di bawah pimpinan Kanit I Kompol Willy Oscar dan Panit AKP Biladi Ostin serta Katim Aipda Kelvin Marley, Kamis (10/2/2022) malam.

“Tadi malam berhasil kita amankan 20 remaja kemudian kita lakukan pemeriksaan lebih lanjut, dari hasil pemeriksaan tiga kita periksa mendalam karena ada kaitannya dengan kasus penganiayaan,” ujar Kasubdit Jatanras Polda Sumsel, Kompol Agus Prihadinika, Jumat (11/2/2022).

Kelompok pertama rombongan remaja yang sempat viral di media sosial karena melakukan sweeping dengan membawa senjata tajam. Bahkan ada satu korban pada bagian kaki terkena sabetan sajam

Tak hanya itu, para remaja ini dengan sengaja memposting foto bersama sambil memamerkan senjata tajam ke berbagai sosial media (sosmed).

Sementara untuk kelompok kedua merupakan remaja yang kerap nongkrong di pinggir jalan dan membuat suara kegaduhan seperti teriakan mengganggu warga.

Bahkan mereka juga bernyanyi dengan lirik lagu menghina aparat kepolisian.

Terlihat gagah saat di sosmed, namun ketika diamankan di Subdit Jatanras Polda Sumsel, seluruh remaja ini tampak tertunduk lesu dan terus berusaha menutupi wajahnya.

“Mayoritas dari mereka ini masih berstatus pelajar dari barang bukti yang kita temukan di dalam rumah salah satu pelaku ada tujuh buah senjata tajam berbagai jenis,” jelas Kompol Agus.

Meski begitu, dari 20 pelaku yang diamankan Kompol Agus memastikan untuk seluruh remaja yang ditangkap bakal diproses sesuai dengan kesalahan mereka.

“Ada yang kita berikan pembinaan serta dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Dan bagi yang terbukti melakukan tindak pidana akan diproses hukum lebih lanjut,” ujarnya.

Lebih lanjut Kompol Agus menjelaskan untuk tiga pelaku yang masih diperiksa, kini dilimpahkan Polsek Seberang Ulu 1 Palembang untuk menjalani pemeriksaan lebih mendalam.

“Dari barang bukti yang kita temukan, ada kecurigaan bahwa tiga orang tersebut mengarah kepada pidana penganiayaan yang terjadi di Plaju,” pungkasnya.

Sementara itu, ketiga pelaku yang diamankan yakni Wahyu Febriadi (22), warga Lorong Keramat, Seberang Ulu 3-4, R (16), warga Jalan Nusantara Plaju Palembang, dan JS (16), warga Pintu Besi Plaju Palembang.

Sementara JS (16) yang masih duduk di bangku kelas tiga SMP diduga melakukan penganiayaan dengan menyabetkan samurai hingga korban mengalami luka berat.

“Kami lagi bermotor, lewat tiba tiba rombongan korban ini mau nyerang kami dengan melempar batu kena kami,” kata JS.

Lantaran tak terima, JS bersama rekan rekannya memutar balik dan mengambil senjata tajam serta kembali ke TKP lalu menyerang korban.

“Kami gak terima jadi kami putar balik ambil pedang, waktu kami ke lokasi mereka sudah siap terjadilah serangan,” ujarnya. (**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts