2.897 Warga OKU Belum Rekam e-KTP, ini Penyebabnya

Ilustrasi e-KTP

Baturaja, Sumselupdate.com – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan hingga saat ini mencatat sebanyak 2.897 jiwa masyarakat OKU belum melakukan perekaman data e-KTP.

Kepala Disdukcapil Ogan Komering Ulu (OKU), Ajahari menjelaskan hingga Desember 2019 dari 254.404 jiwa jumlah warga OKU yang wajib memiliki KTP tercatat baru 246.422 jiwa yang sudah melakukan perekaman e-KTP.

Bacaan Lainnya

“Artinya masih ada 2.897 jiwa lagi yang belum melakukan perekaman e-KTP,” jelasnya, Selasa (18/02/2020) di Baturaja.

Menurutnya, banyak faktor yang menyebabkan warga OKU yang belum melakukan perekaman e-KTP. Salah satunya adalah masalah lokasi tempat tinggal warga yang berada di tempat terpencil sehingga malas untuk pergi ke Kantor Disdukcapil OKU.

Ajahari Kepala Disdukcapil OKU

 

Kemudian alasan lainnya adalah memang saat ini stok blanko untuk melakukan perekaman e-KTP di Disdukcapil OKU dalam keadaan kosong karena belum mendapat kiriman dari pusat.

“Kebutuhan blanko kami rata-rata sekitar 3.000 keping perbulan, namun yang dikirim dari pusat hanya sekitar 500 keping perbulan,” katanya.

Dia menambahkan, persoalan blanko ini bukan hanya terjadi di OKU saja, tetapi juga dirasakan kabupaten/kota lainnya di Indonesia, sekarang ini KTP yang kita cetakan untuk masyarakat yang telah melakukan perekaman bulan september 2019.

“Kami sudah usulkan ke provinsi agar menyurati pusat guna menambah jatah blanko tersebut. mudah-mudahan saja usulan tersebut nanti bisa dikabulkan,” harapnya.

Terkait penduduk yang bermukim di daerah terpencil, lanjut dia, pihaknya mewacanakan akan membeli tiga unit mobil untuk digunakan oleh petugas khusus mobile atau keliling ke kecamatan yang sulit dijangkau tersebut.

“Selain itu kami juga akan mengusulkan anggaran untuk membeli minimal 20 unit sepeda motor,” ungkapnya.

Dia menjelaskan, puluhan unit sepeda motor ini nantinya digunakan untuk petugas Disdukcapil OKU dalam jemput bola melakukan perekaman data masyarakat wajib KTP di daerah terpencil yang sulit dijangkau menggunakan kendaraan roda empat.

“Wacananya pembelian kendaraan operasional itu akan kami usulkan ke DPRD OKU pada 2021 nanti. Mudah-mudahan saja usulan tersebut disetujui dewan,” tutupnya.(arm)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.