Laporan: Rahmat Agusman
Martapura, sumselupdate.com – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten OKU Timur menggelar Tri Lomba Palang Merah Remaja (PMR) tingkat madya dan wira se Kabupaten OKU Timur. Jumat, (9/12/2022), sore.
Acara yang dilaksanakan selama tiga hari ini, terhitung mulai tanggal 9 hingga 11 Desember 2022, di Bumi Perkemahan Hutan Kota Martapura, dengan peserta yang mengikuti sebanyak 219 siswa siswi yang tergabung dalam organisasi PMR dari 17 sekolah mulai tingkat SMP, MTS, SMK dan SMA di OKU Timur.
Beberapa kegiatan yang diperlombakan diantaranya peragaan pertolongan pertama, Peragaan tandu darurat, peragaan perawatan keluarga, perlombaan seni mading dan pentas seni, untuk memperebutkan trophy bergilir ketua PMI Tahun 2022. Dengan betemakan ‘Tingkatkan semangat relawanmu yang tangguh dan professional’.
Diketahui, Palang Merah Remaja adalah wadah generasi muda yang mengembangkan kreatifitas dan keterampilan serta merupakan kader Palang Merah Indonesia untuk meneruskan cita-cita pengabdian ditengah masyarakat.
Terlihat, kegiatan ini juga dihadir langsung oleh Ketua PMI OKU Timur dr. Sheila Noberta, Wakil Bupati OKU Timur HM Adi Nugraha Purna Yudha serta sejumlah Kepala OPD.
Selain itu, PMI OKU Timur juga menggelar bakti sosial donor darah yang diikuti oleh Anggota TNI dari kesatuan Yon Armed 15/105 Tarik Martapura, anggota Polres OKU Timur, ASN serta masyarakat umum. Dari hasil donor darah ini, PMI OKU Timur berhasil mengumpulkan 41 kantong Darah.
“Kegiatan donor darah merupakan hal paling penting dalam membantu pemerintah daerah untuk memenuhi kebutuhan darah di wilayah OKU Timur khususnya. Maka demikian Palang Merah Indonesia mengajak, Badan, Dinas, Kantor, Institusi serta masyarakat umum yang ingin mendonorkan darahnya untuk kemanusiaan,” Imbuh Ketua PMI OKU Timur dr. Sheila Noberta.
Sementara, Wakil Bupati OKU Timur HM Adi Nugraha Purna Yudha, S.H dalam sambutannya berharap, melalui kegiatan ini para pelajar dapat konsisten memahami dan menerapkan yang ada dalam tujuh prinsip PMR. Karena peran kader PMI nantinya sangat dibutuhkan dalam lingkungan masyarakat sebagai dasar kemanusiaan.
“Saya berpesan, dalam perlombaan menang kalah pasti ada dan itu hanya bonus kegiatan. Tapi tujuan akhirnya menambah sahabat baru antar sekolah, menambah ilmu baru, melatih kemandirian, beredukasi, terampil dan sifat positif lainnya,” ujarnya. (**)











