Waspadai Jajanan Anak ‘Chiki Ngebul’, 28 Anak Jadi Korban Keracunan

Minggu, 8 Januari 2023

Tasikmalaya, Sumselupdate.com – Puluhan anak dilaporkan keracunan usai mengonsumsi nitrogen cair dalam jajanan ‘chiki ngebul’ di Tasikmalaya dan Bekasi.

Oleh karenanya, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI dalam imbauannnya mengingatkan para orangtua untuk lebih berhati-hati memberikan jajanan kepada anak. Imbauan ini dikaitkan dengan peristiwa 28 anak keracunan jajanan yang mengandung nitrogen cair chiki ngebul di Tasikmalaya dan Bekasi.

Read More

“Mengimbau ortu untuk hati-hati dalam memberikan pangan bagi anaknya, terutama karena anak-anak ini masih dalam pertumbuhan,” ujar Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kemenkes RI dr Siti Nadia Tarmizi, Sabtu (7/1/2022).

Alih-alih melarang orangtua memberikan jajanan kepada anak, Nadia justru mengedukasi orang tua. Menurutnya, anak-anak perlu diberikan makanan yang bergizi dan diolah sesuai standar agar anak tidak jajan sembarangan.

Kasus tersebut menimpa 24 anak di Tasikmalaya dan empat anak Bekasi. Di Tasikmalaya, 16 anak dilaporkan tidak bergejala, tujuh anak dilaporkan bergejala.

Ketujuh anak tersebut mengalami gejala seperti sakit perut, pusing, mual, dan muntah darah dan diobservasi di puskesmas. Akan tetapi, satu dari tujuh anak dilaporkan mengalami gejala berat sehingga harus dirujuk dan dirawat inap di RS SNC Tasikmalaya.

Dari 24 anak di Tasikmalaya yang mengonsumsi chiki ngebul, beberapa di antaranya dilaporkan meminum cairan sisa nitrogen yang tidak menguap.

Sementara itu, kasus di Bekasi terjadi pada Desember 2022. Dari empat anak yang mengonsumsi chiki ngebul di Bekasi, satu diantaranya mengalami gejala keracunan.

Gejala yang dialami korban tersebut yaitu nyeri perut yang parah dan lemas. Anak tersebut akhirnya dibawa ke Rumah Sakit Haji Jakarta Timur.

Anak tersebut didiagnosis mengalami perforasi (lubang) di saluran cerna, sehingga harus dioperasi. Anak yang mengalami gejala parah ini juga dilaporkan meminum sisa nitrogen.

“(Korban) yang berusia 4 tahun ini meminum sisa nitrogen cairnya,” kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Jabar dr Ryan Bayusantika Ristandi, SpPK, MMRS Jumat (6/1/2023). (adm3/dtc)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts