52 Siswa SD dan SMP di Pedamaran Diduga Keracunan Makanan, Dinkes OKI Tunggu Hasil Lab

Writer: - Rabu, 3 September 2025
Kepala SMPN Pedamaran, Lindawati, saat berada di Puskesmas Pedamaran (Sumselupdate.co/ Syakbanudin)

Kayuagung, Sumselupdate.com — Sebanyak 52 siswa SD dan SMP di Kecamatan Pedamaran, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, mengalami gejala keracunan usai mengonsumsi makanan bergizi (MBG) dari program sekolah.

Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), H Herman menjelaskan saat ini, terkait siswa SD dan SMP yang ada mengalami keracunan di Pedamaran, pihaknya telah mengambil sampel makanan yang akan diperiksa di laboratorium di Palembang.

Read More

“Saat ini kita masih menunggu hasil uji sampel yang kita kirim ke laboratorium di Palembang. Untuk mengetahui penyebab siswa yang mengalami keracunan makanan tersebut,”ujar Sekretaris Dinas Kesehatan OKI, H Herman ketika di konfirmasi via ponsel, Rabu (3/9/2025).

H Herman menambahkan pihaknya terus melakukan pemantauan terkait siswa yang mengalami keracunan makanan. Para siswa tersebut, tidak ada yang sampai di rujuk ke RSUD Kayuagung, mereka masih bisa diatasi atau hanya di rawat di Puskesmas Pedamaran.

H Herman berharap kejadian siswa keracunan dugaan karena makanan MBG tersebut tidak terulang lagi. Oleh sebab itu, pihaknya juga mengimbau agar makanan bergizi program pemerintah ini hendaknya dihabiskan atau hanya makan di sekolah, dan jangan di bawa pulang. Sebab bisa jadi jika makanan tersebut kurang hegienis tentu akan berdampak bagi anggota keluarga yang lain.

“Kami juga akan terus melakukan cek rutin ke lapangan sehingga makanan yang dikomsumsi benar-benar baik untuk kesehatan,”ungkapnya.

Sementara itu, Kepala SMPN 1 Pedamaran, Lindawati pada hari ini, pihaknya telah memberikan penjelasan kepada Sekda OKI, H Asmar Wijaya, Asisten I, HM Lubis, Camat Pedamaran Yusnursal, Inspektur Syafaruddin, dan unsur tripika lainnya, saat berkunjung ke SMPN 1 Pedamaran.

Lindawati mengatakan pada saat siswa dan siswa makan di sekolah tidak ada masalah. Semuanya biasa-biasa saja.

“Namun menjelang magrib, saya mendapatkan informasi dari Waka Kesiswaan sekolah, jika ada lima orang siswa yang muntah dan di bawa berobat ke dokter Lubnah. Kemudian, kembali mendapatkan info siswa bertambah menjadi delapan orang. Saya sempat kaget mendengar sebanyak 52 siswa yang berasal dari SDN 5 Pedamaran dan SMPN 1 Pedamaran yang juga banyak berobat ke Puskesmas Pedamaran. Saya juga cek para siswa yang mengalami keracunan sudah banyak yang pulang ke rumah masing-masing,” paparnya seraya menambahkan pada hari ini tidak ada MBG bagi siswa dan belum ada alasan atau konfirmasi dari penyedia. (**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts