Pulang Sekolah Wajah Pucat, Siswa SMPN 1 Pedamaran Diduga Keracunan Makanan

Writer: - Rabu, 3 September 2025
M Opick Alfareza bersama teman-temannya saat mendapatkan perawatan di Puskesmas Pedamaran (Sumselupdate.com/ Ist)

Pedamaran, Sumselupdate.com — Seperti biasa, Selasa (2/9/2025) pagi itu, M Opick Alfareza berangkat ke sekolah dengan langkah ringan. Putra sulung pasangan Mira Darsanti dan Ismair ini dikenal sebagai anak ceria.

Setiap hari, siswa kelas IX.5 SMPN 1 Pedamaran itu tak pernah absen menuntut ilmu bersama teman-temannya.

Read More

Namun, siang hari sepulang sekolah, wajah Opick tampak pucat. Sang ibu, Mira, sempat mengira anaknya hanya masuk angin.

“Opick pulang sekitar pukul 13.30 WIB, wajahnya sudah pucat. Saya pikir cuma kecapekan. Sore harinya dia sempat main sama temannya, tapi saat pulang sekitar pukul 16.30 WIB, wajahnya tetap pucat,” ujar Mira yang juga seorang guru PPPK di salah satu SD di Pedamaran.

Kondisi Opick makin mengkhawatirkan. Ia mengeluh sakit perut, kepala pusing, sesak napas, hingga muntah-muntah sampai enam kali.

“Badannya saya kerok, keluar merah-merah. Tapi dia terus muntah, air liurnya kuning,” tambahnya.

Khawatir, Mira dan suaminya akhirnya membawa Opick ke Puskesmas Pedamaran.

Kebetulan, saat hendak membeli makanan untuk sang anak, ia mendengar kabar banyak siswa SMPN 1 Pedamaran juga dirawat dengan gejala serupa.

“Ternyata banyak teman Opick dirawat di Puskesmas. Mereka menyarankan Opick juga segera dibawa ke sana,” jelasnya.

Sesampainya di puskesmas usai salat Magrib, kondisi Opick langsung ditangani medis.

“Opick dipasang infus. Sampai dua botol habis baru agak membaik. Jam 12 malam baru boleh pulang,” tutur Mira.

Namun, malam itu kondisi Opick belum sepenuhnya pulih. Setelah makan nasi goreng di rumah, ia kembali muntah meski tidak sebanyak sebelumnya. Kini, sang anak masih lemas dan harus beristirahat di rumah.

Mira mengaku terkejut karena ternyata cukup banyak siswa lain yang mengalami hal serupa. Mereka diduga keracunan dari makanan bergizi gratis yang dibagikan sekolah pada hari itu.

“Menu makanannya nasi soto. Saya benar-benar tidak menyangka bisa begini,” katanya lirih.

Program makanan bergizi gratis dari pemerintah selama ini dianggap sangat membantu orang tua.

Namun, insiden di SMPN 1 Pedamaran ini meninggalkan tanda tanya sekaligus kekhawatiran bagi para wali murid.(**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts