Waspada Salah Ambil Jalan, Underpass di Lahat Ini Tergenang Air Sedalam 5,6 Meter

Kondisi underpass di Lahat yang tergenang air.

Laporan : A Putra

Lahat, Sumselupdate.comUnderpass Lahat yang seharusnya menjadi jalan lintas Sumatera, di Desa Manggul Kecamatan Kota Lahat saat ini tergenang air sedalam 5,6 meter.

Read More

Menurut Sobirin warga yang tinggal bersebelahan dengan underpass, pembangunan underpass itu diketahui dikerjakan pada tahun 2015, dan mulai difungsikan tahun 2016. Namun belum lama setelah difungsikan, underpass justru digenangi air yang saat ini sudah mencapai atap underpass.

“Sekarang banyak yang mancing di underpass, karena banyak ikannya. Kami juga memanfaatkan underpass untuk mencari ikan dengan cara memasang perangkap ikan, kadang juga mancing,” kata dia, Jumat (29/10/2021).

Pembangunan underpass yang diketahui sepanjang 170 meter digenangi air yang berasal dari air tanah, karena di kawasan itu berupa rawa rawa, ditambah musim hujan yang membuat genangan air semakin tinggi. Underpass itu dibangun di bawah perlintasan rel kereta api.

“Kalau yang mancing itu datang dari mana saja, ada yang sengaja datang dari jauh untuk mancing kesini. Selain itu, tempat ini dijadikan tempat bermain anak anak, mereka sering mandi, namun kami buat pembatas, di bagian yang dalam anak anak tidak boleh mabdi,” ungkapnya.

Sobirin mengaku, dia dan warga di sekitar underpass seringkali mendapati pengendara yang terjebak di underpass, mereka terlanjut tenggelam hingga ada yang mencapai kedalaman 2 meter.

“Belum lama ini ada mobil Avanza yang tenggelam, karena mengira itu jalan bisa dilalui. Mereka rata rata yang terjebak pengendara dari luar daerah, yang menggunakan google maps, dan biasanya terjadi malam hari. Kalau gelap kan airnya tidak kelihatan karena jalan underpass itu menurun. Jadi kami sering ada yang minta tolong, kemudian kami bantu dorong keluar,” tutur dia.

Sementara itu, Beben seorang pengendara yang melintas pada siang hari mengaku hampir terjebak, beruntung dia berkendara siang hari dan melihat adanya genangan air di underpass.

“Saya juga pakai Google Maps, di situ menunjukkan jalan terdekat kalau kita berkendara dari arah Empat Lawang menuju Muaraenim, iya lewat sini. Ketika saya mau masuk underpass, ternyata digenangi air, dalam pula, ya sudah saya putar lewat jalan lainnya,” terangnya.

Underpass itu diketahui dibangun dengan anggaran mencapai 20 miliar, memang ada mesin pompa disediakan di tepi underpass, namun karena terlalu banyak air, underpass tidak mungkin disedot. Warga setempat juga mengaku, bahkan saat kemarau, air underpass tidak bisa surut. (**)

Yuk bagikan berita ini...

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.