Waspada, Driver Ojek Online di Palembang Dibegal dengan Modus Baru

Kapolsek Gandus AKP Kusyanto saat press realese penangkapan begal sepeda motor milik ojek online dengan modus baru, Sabtu (27/11/2021).

Laporan: Diaz Erlangga

Palembang, Sumselupdate.com – Aksi begal sepeda motor yang menyasar ojek online terus saja terjadi. Berbagai modus pun dilakukan pelaku kejahatan untuk melancarkan aksi.

Read More

Salah satu modus terbaru dalam mengelabui korbannya dilancarkan oleh tersangka Suharto (24), warga Talang Betutu belakang Bandara lama Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel).

Tersangka Suharto melancarkan aksi dengan modus memesan orderan di salah satu aplikasi ojek online guna membantunya mendorong sepeda motornya yang tiba-tiba mogok di Jalan Kadir TKR depan Masjid Al Munawaroh, Gandus Palembang.

Nah, saat itu korban dari pelaku itu adalah Kgs Zainal Abidin Fikri (30), warga Jalan TKR Kadir, Lr Serumpun, Kelurahan 36 Ilir, Kecamatan Gandus Palembang.

Mendapat orderan, korban Zainal Abidin tak lama datang. Pada saat itu pelaku meminta korban untuk mendorong motornya dengan kaki atau diistilahkan meng-steps.

Akan tetapi korban enggan untuk melakukan permintaan pelaku. Melihat korban menolak, pelaku pun meminta korban bertukar motor.

Di mana pelaku yang mengendarai sepeda motor korban untuk mendorong kendaraan roda dua milik pelaku yang mogok dengan kakinya. Ternyata hal itu hanya modus pelaku saja.

Kapolsek Gandus AKP Kusyanto mengungkapkan pelaku yang men-step motornya yang dinaiki korban hingga simpang empat Rumah Susun (Rusun).

Sampai di tempat kejadian, pelaku dengan sengaja mendorong motornya lebih kencang dan sesaat kemudian, pelaku berputar arah meninggalkan korban bersama motornya yang rusak.

AKP Kusyanto mengatakan, usai berhasil membegal korban dengan modus tersebut, korban melaporkan kejadian itu ke Mapolsek Gandus.

Usai menerima laporan, petugas Polsek Gandus segera melakukan penyelidikan. Berbekal data orderan pelaku, polisi berhasil melacak keberadaan tersangka.

Tersangka Suharto yang melancarkan aksinya sendirian ini, akhirnya diamankan aparat penegak hukum tengah berada di rumahnya di wilayah belakang Bandara lama Talang Betutu Palembang.

“Untuk di wilayah Gandus pelaku baru sekali ini melancarkan aksi kejahatan. Ini modusnya tergolong unik memesan orderan ojol, dengan cara mengelabui korban untuk menstep motornya yang mogok,” ungkap Kapolsek.

Dalam penangkapan itu, menurut AKP Kusyanto, anggotanya berhasil mengamankan satu unit motor korban jenis Yamaha Jupiter Z1 dengan nopol BG 2906 NP serta motor milik pelaku jenis Suzuki Satria Fu tanpa nopol.

Akibat perbuatannya, pelaku dijerat pasal 372 KUHP dan pasal 378 KUHP dengan ancaman penjara paling lama empat tahun penjara.

Sementara itu di hadapan polisi, Suharto (24) yang berprofesi pedagang dogan di belakang Bandara lama menerangkan tidak merencanakan membawa kabur motor milik ojek online.

Dia mengaku khilaf dengan memanfaatkan situasi saja.”Di awal aku dak ada niat bawak motor korban, aku cuman khilaf rencananya motor itu aku pakai untuk sehari hari,” kelitnya. (**)

Yuk bagikan berita ini...

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.