Waspada, 58 Titik Jalan di Sumsel Rawan Longsor

Salah satu titik jalan yang rawan longsor.

Palembang, Sumselupdate.com – Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) Sumsel, memetakan sebanyak 58 titik jalan nasional di Bumi Sriwijaya yang rawan longsor jelang lebaran tahun ini, Senin (10/5/2021)

Kepala BBPJN Sumsel, Kgs Syaiful Anwar mengatakan, salah satu daerah yang rawan longsor berada di jalinteng yang menghubungkan Baturaja-Muara Enim-Lahat- Lubuklinggau. Selain 58 titik rawan longsor, pihaknya memetakan 18 wilayah Sumsel kerap langgan macet jelang hari Raya Idul Fitri.

Read More

Untuk antisipasi terjadinya longsor,  BBPJN Sumsel menyiapkan 105 peralatan yang disiagakan di posko seperti excavator, frader, dump truck, tronton, box culvert, jembatan Bailey dan bronjong.

“Untuk petugas standby 24 jam di posko, sehingga apabila terjadi masalah seperti longsor, alat dapat segera diturunkan sebagai penanganan darurat,” katanya.

Menurutnya, meski pemerintah mengeluarkan aturan larangan mudik. BBPJN Sumsel memastikan perbaikan jalan nasional tetap dilaksanakan. Syaiful menargetkan kemantapan jalan nasional di Sumsel sebesar 88,51 persen pada tahun ini. Sementara untuk target kemantapan jembatan sebesar 83,78 persen.

Sementara itu,  posko dan peralatan yang siaga tersebar di jalan lintas timur (jalintim), jalan lintas tengah (Jalinteng) dan jalan lintas penghubung dan dalam Kota Palembang.

“Kami tetap melakukan pekerjaan penanganan zero pothole, preservasi jembatan, preservasi rekontruksi dan rehabilitasi jalan serta penanganan drainase,” jelas Syaiful.

Sementara itu PPK II.4 Satker Pelaksana Jalan Nasional (PJN II) BBPJN V Palembang, Fatur Rahman menambahkan untuk wilayahnya terdapat tiga titik rawan longsor dan dua titik yang sudah longsor.

Untuk dua wilayah telah terjadi longsor tersebut terdapat di KM 234 wilayah Kikim Besar batas Kota Lahat. Antisipasi masyarakat yang melintas, pihaknya memasang rambu lalu lintas shit field sepanjang 40 meter.

“Indikasi awal penyebab longsor ini akibat muka air tanah berada 6 M, membuat perlemahan kaki lereng. Wilayah rawan longsor ini sudah kita pasang rambu dan pengaman di wilayah tersebut. Kami minta masyarakat waspada saat melintas,” tutupnya. (Ron)

Yuk bagikan berita ini...

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.